BATUBARA

Hendak Mendirikan Tenda Pesta, Seorang Warga Desa Benteng Jaya Kejang-Kejang Tersengat Arus Listrik

BATUBARA, akses.co – Hendak mendirikan tenda teratak tetangga yang akan mengadakan hajatan pesta penabalan nama, Mariono (48) warga Dusun VI Desa Benteng Jaya Kecamatan Sei Balai terpental dan kejang-kejang disengat arus listrik. Rabu, (02/06/2021)

Kejadian tersebut diungkapkan Ketua KONI Kecamatan Sei Balai Raden Joko Samudro kepada akses.co Kamis, (03/06) yang mengungkapkan bahwa, kejadian bermula sekitar pukul 13.00 Wib di Dusun III Desa Benteng Jaya, saat beberapa warga hendak mendirikan dan menggeser posisi teratak pesta. Kemudian 8 orang warga memegang salah satu kaki tenda, yang mana tenda tersebut yang di bagi 2 orang pada 1 kaki tenda.

Tak lama kemudian pada saat bersamaan menggeser, pucuk besi yang berada di atas tenda tersebut tanpa disengaja tersentuh kabel tiang listrik yang berada di atasnya, sehingga membuat Mariono terpental dan kejang-kejang di bawah kaki tenda tersebut.

“Lalu dengan sigap warga memberikannya minuman susu kaleng dan telur ayam kampung untuk diminumkan ke Mariono yang saat itu posisinya masih kejang-kejang,” terang Ketua KONI Sei Balai.

Tak lama kemudian dengan sigap, pihak keluarga Mariono memutuskan untuk Membawanya ke RS Wira Husada Kisaran.

Alangkah malangnya sesampai di Rumah Sakit Mariono di vonis pihak RS dinyatakan sudah meninggal dunia.

Atas Kejadian itu pula, pesta penabalan nama pun di hentikan yang bertepatan di samping rumah korban (Red) tersebut.

Berdasarkan informasi lainnya yang dihimpun dari pihak keluarga, dini hari Kamis (03/06) sekira pukul 10.00 Wib jenazah korban dikebumikan Di TPU Muslim Desa Sei Balai.

Hal tersebut dibenarkan sang istri korban Mujiati (46) dalam surat pernyataannya yang mengatakan, bahwa benar suaminya yang bernama Marioni ditemukan meninggal dunia akibat Tersengat Arus Listrik.

“Bahwa pada bagian tubuh suami saya yang bernama Mariono tidak ada di temukan tanda-tanda kekerasan,” terangnya.

Mujiati juga menjelaskan bahwa, dirinya selaku istri menerima dengan ikhlas atas meninggalnya sang suami.

“Maka dengan ini saya tidak akan menuntut pihak mana pun atas meninggalnya suami saya, dan saya tidak bersedia apabila dilakukan Autopsi atas jenazah suami saya tersebut,” jelas sang istri korban.

Sementara itu menurut keterangan dari Kepala Desa Benteng Jaya Kec Sei Balai, Korban Alm. Mariono meninggalkan 1 Orang istri dan 2 orang anak yang masih kecil. (firs)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.