MEDAN

Hari Pertama PPKM Darurat, DPRD Sumut Malah Melanggar Hingga Ketua Drs Baskami Ginting Bersorak “Prokes..prokes”

MEDAN, akses.co – Pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mulai tanggal 12-20 Juli 2021 di sejumlah daerah termasuk Kota Medan.

Hal itu dalam rangka mencegah penularan / mengurangi wabah Covid-19. Namun pelaksanaan tersebut sepertinya tidak maksimal dijalankan dan diterapkan sejumlah instansi pemerintah di Sumut.

Salahsatunya instansi atau lembaga di DPRD Sumut pada hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat di Medan, Senin (12/7/2021). Berdasarkan pantauan kalangan wartawan, kalangan Anggota DPRD Sumut bersama sekretariat dewan menggelar sejumlah pertemuan atau rapat, yang menimbulkan kerumunan diantaranya rapat Badan Pembuatan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumut.

Pantauan wartawan, sejumlah wakil rakyat itu sepertinya tidak peduli dengan penerapan PPKM Darurat yang diputuskan pemerintah pusat, guna mencegah penularan virus Covid-19. Sebab pada pertemuan di Ruang Banmus (Badan Musyawarah) DPRD Sumut lantai dasar, di sekitar lokasi terlihat kerumunan dewan, staf sekretariat dewan dan Pemprovsu, serta sejumlah pimpinan OPD.

Meski sebagian besar terlihat memakai masker, namun di pintu masuk ruang pertemuan itu samasekali tidak terlihat penyediaan sarana cuci tangan hingga handsanitizer. Padahal, kerumunan itu, sempat membuat Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting, angkat bicara.

Dia sempat bersorak “Prokes..Prokes”, yang disuarakannya dari lantai 2 depan ruangan kerjanya. Sehingga menjadi perhatian tamu, ASN, dan insan pers.

Anehnya, saat kalangan wartawan mengkonfirmasi pertemuan yang menimbulkan kerumunan itu, salah seorang anggota DPRD Sumut yang juga diketahui menjabat Ketua Bapemperda, Thomas Dhaci, terkesan enteng menanggapinya. Dia beragumen bahwa, kegiatan tersebut tidak melanggar prokes.

“Nggak ada itu melanggar prokes, kalau pun ada yang tidak berkenan dalam mengikuti rapat tersebut, tak usah datang kalau diundang”, kata Thomas Dhaci, menjawab pertanyaan wartawan dan menanggapi adanya yang menyayangkan rapat tersebut, karena mengundang banyak orang.

Thomas Dhaci lagi-lagi kembali mengatakan, ini kegiatan rapat, tidak bertentangan dengan Prokes / PPKM Padahal dalam rapat tersebut, sebagaimana yang disaksikan wartawan, pelaksanaan di rapat Banmus itu, mengumpulkan banyak orang, jelas melanggar prokes, sangat disayangkan. (Han)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.