MEDAN

Gunarto Aziz: Hati-hati, Sosper Jangan Menjadi Ajang Keuntungan Pribadi Bagi DPRD-SU

MEDAN, akses.co – Kinerja Anggota DPRD Sumatera Utara kini terus disorot, pasalnya, dua (2) kegiatan dewan, yaitu Sosper dan Reses, menghabiskan anggaran milyaran rupiah, dimasa covid ini, tentu, sangat menyakiti hati rakyat.

Belakangan ini banyak masyarakat menyoroti kinerja DPRD-SU, terkait pelaksanaan kegiatan Sosper (Sosialisasi Peraturan) yang mana pelaksanaannya, mirip dengan kegiatan Reses, yang sekarang lagi berlangsung.

Dimana, kegiatan Sosper dan Reses, sama-sama mengumpulkan masyarakat, dalam mensosialisasikan dan menampung aspirasi masyarakat, padahal dalam Reses, bisa juga mensosialisasikan peraturan tersebut.

Dua kegiatan DPRD Sumut ini, yaitu, Sosper dan Reses, menghabiskan anggaran milyaran rupiah, dimasa covid ini, sebaiknya, dewan harus menunda, semisal, menunda kegiatan Sosper.

Carilah hal-hal yang lebih bermanfaat dari Sosper ini, kira-kira apa, alasannya, karena adanya kegiatan Reses, kata Pengurus Golkar Sumut, Gunarto Aziz, Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini, saat dimintai komentarnya oleh wartawan, Rabu (24/2/2021).

Gunarto juga mengingatkan kepada senior-seniornya yang duduk di dewan, jangan kegiatan Sosper ini menjadi celah mencari keuntungan pribadi, sehingga menjadi temuan terjerembab dalam hukum, terutama dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Kita tak ingin seperti itu, bagaimana anggota dewan kita sebelumnya, masa kepemimpinan Gatot Pujo Nugroho, korupsi berjemaah, yang melibatkan anggota DPRD Sumut, dalam kasus mantan Gubsu tersebut, para anggota dewan masuk penjara.

Ditanya, apakah ada celah korupsi, Sosper dan Reses, dengan tegas, Gunarto mengatakan, ada, karena pelaksananya hampir mirip, sama-sama mengumpulkan masyarakat, makanya, dewan harus hati-hati mempergunakan uang rakyat, jangan enaknya, membawa-bawa Sosper ini menjadi keuntungan pribadi.

Oleh karenanya, kepada abang-abang kita di dewan, harus pelajari dulu, apakah ada peraturan Pergub atau Perpresnya, ini menjadi masukan buat kita, jangan sempat terjadi, DPRD-SU Jilid 2 di KPK, ujar Gunarto Aziz, menyoroti berbagai perkembangan.

Jangan kegiatan Sosper (Sosialisasi Peraturan) yang dilaksanakan anggota DPRD Sumut, di laporkan menjadi kegiatan Reses, dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang disampaikan.

Mengingat 100 anggota DPRD Sumatera Utara, dalam kegiatan Reses dan Sosper tidak semua terpublikasi, di Media, hanya, beberapa anggota dewan saja yang terpublikasi.

Informasi diperoleh, untuk kegiatan Sosper berkisar Rp 39 juta/dewan, mirisnya, kegiatan Sosper dilaksanakan setiap bulannya, sedangkan Reses sebesar Rp.145 juta/dewan, berapa milyar anggaran dihabiskan, tandas, Gunarto, tutupnya. (Han)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.