SUMUT

GP ANSOR Utus LBH Bagi Kader yang jadi tersangka demo tolak Omnibuslaw di Batu Bara

BATU BARA, akses.co – Muhammad Fadli, yang merupakan salah satu Kader GP Ansor Kabupaten Batu Bara ditangkap Polisi dan dinyatakan tersangka setelah melakukan aksi Demo Omnibuslaw dengan Aliansi, Masyarakat, Mahasiswa Pemuda/i, dan Buruh Indonesia (AMPIBI) di Gedung DPRD Batu Bara pada Senin (12/10/2020) lalu.

Bukan tanpa sebab, Muhammad Fadli yang dinyatakan tersangka, di kenakan pasal berlapis berdasarkan UU no 4 Tahun 1984, tentang pemberantasan penyakit menular, UU no 6 Tahun 2008 Tentang Karantina dan Pasal 160 KUHP.

Menanggapi hal itu, Burhan, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batu Bara angkat bicara, ia mengatakan sudah mengirimkan bantuan dengan mengutus LBH yang langsung dari Pimpinan Pusat.

Kepada akses.co, Jum’at (16/10), Burhan menjelaskan, meskipun GP Ansor tidak ada Komando dari Pusat terkait demo Penolakan RUU Cipta Kerja, namun secara moril, Muhammad Fadli menjadi tanggung jawab kita, walaupun Demo yang ia lakukan tidak membawa Nama Ansor dan tidak adanya kordinasi terkait hal ini.

“Fadli Adalah kader Ansor, tetapi Yang harus di garis bawahi, bahwa beliau ikut aksi itu tanpa adanya koordinasi dan tanpa adanya izin, Pun begitu, apapun yang terjadi kepada kader kita, Kami dari GP Ansor tetap melakukan upaya bantuan hukum terhadap adinda kita Fadli yang merupakan salah satu kader terbaik yang Ansor miliki,”pungkasnya.

Dikatakannya lagi, meskipun Fadli di vonis menjadi Tersangka, pada dasarnya adalah mereka dianggap belum di nyatakan benar-benar bersalah sebalum adanya putusan pengadilan, ketetapan hukum (Asas legalitas), posisi mereka sekarang adalah sebagai Asas Praduga tak bersalah.

“Kalau nanti di pengadilan telah di keluarkan putusan pengadilan. barulah kita tau, bersalah atau tidaknya beliau. Proses hukum itulah yang kita hormati, kita dukung pihak kepolisian untuk mengusut tuntas sampai keakar-akarnya dalang dibalink itu semua.”Tegas Burhan.

Kemudian Burhan juga mohon do’a dari seluruh elemen, sahabat-sahabat, kawan-kawan, Agar persoalan ini cepat berakhir.

“Untuk Adinda Muhammad Fadli, semalam dan juga hari ini pun kita sudah lihat kondisinya, dia dalam kondisi sehat, dia mengaku didalam itu diperlakukan dengan baik, makan cukup katanya” Ujar Burhan

Sebagai suport Moral dari Ketua PC GP Ansor Batu Bara, bahwa beliau tidak sendiri, semalam telah diantarkan untuk Muhammad Fadli Makanan dan Minuman dan disana beliau tidak ada keluhan apa-apa, dan kondisinya juga baik-baik saja dan dalam kondisi sehat.

Terakhir, Burhan kembali menegaskan bahwa perlu diketahui, Ansor tidak ikut baik langsung maupun tak langsung dalam aksi demo menolak UU Umnibuslow 12 Oktober lalu yang berujung anarkis.

“Ansor itu menganut sistem komando, sebelum ada instruksi dari pusat tak akan bergerak, meskipun menolak bahkan lebih dahulu mengkritisi RUU Omnibuslaw, pada dasarnya akan menempuh cara-cara yang elegan bukan dengan turun kejalan,”Tegasnya.

Meski demikian, Ansor Batu Bara secara kelembagaan sudah meminta pendampingan hukum bagi kader tersebut kepada LBH Ansor pusat dan Alhamdulillah sudah diutus LBH Ansor Sumatera Utara untuk memberikan bantuan pendampingan serta advokasi hukum.
(Hafiz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker