ADVERTORIALFEATUREDNEWSPOLITIKSUMUTVIRAL

Golkar Deliserdang: Musda Golkar Sumut Dilaksanakan Dengan Otoriter

MEDAN, akses.co – Golkar Kab. Deliserdang menilai pelaksanaan Musda DPD I Golkar Sumut yang berlangsung kemarin dilakukan secara otoriter dan sangat tidak transparan. Jika Musda diulang, besar kemungkinan Yasir Ridho Lubis tidak terpilih kembali.

Hal itu disampaikan Bendahara DPD II Golkar Kab. Deliserdang, Thomas Darwin Sembiring, Jum’at (28/2/2020). Thomas mengatakan, di Partai Golkar itu ada mekanisme seperti rapat pleno sebelum diadakannya Munas, Musda dan hal lainnya.

“Keputusan Golkar Deliserdang memilih Airlangga Hartarto di Munas Golkar kemarin itu atas dasar hasil rapat pleno. Ini mengapa di Musda Golkar Sumut, tidak ada rapat pleno untuk menentukan sikap politik di Musda kemarin,” katanya.

Katanya, menurutnya hasil Musda Golkar Sumut kemarin adalah hasil atas dasar kepentingan elit saja, sementara aspirasi arus bawah tidak ada didengar. “Jika Golkar Deliserdang itu menggelar pleno sebelum Musda, bisa jadi akan merubah arah pilihan politik Golkar Deliserdang di Musda kemarin,” katanya.

Menurutnya, sebagai Bendahara Golkar Deliserdang, dirinya mengaku kerap ditanya oleh banyak pengurus Golkar baik di Kecamatan maupun pengurus kabupaten soal pelaksanaan Musda kemarin. “Umumnya kader Golkar di Deliserdang itu kecewa dengan pelaksanaan Musda DPD I kemarin. Karena digelar tanpa mendengar aspirasi arus bawah dan terkesan asal jadi,” katanya.

Thomas mengatakan, Golkar ini adalah partai besar yang selalu mengedepankan nilai-nilai musyawarah mufakat, diskusi dan demokrasi. Menurutnya, nilai nilai musyawarah mufakat itu yang hilang di Golkar Sumut, sehingga menghasilkan banyak ketidakpuasan terhadap hasil Musda DPD I Golkar Sumut yang kemarin,” tegasnya. (ggs)

04

You may also like

Comments are closed.