PERISTIWA

Gerebek Sarang Narkoba, Bandar Sabu Lolos dengan Borgol Lengket di Tangan 

akses.co – Suasana di Jalan Madio Utomo/Pasar 2, Lorong Ikhlas, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan mendadak heboh, Sabtu (22/7/2017). Pasalnya seorang anggota polisi melakukan penggerebekan diserang oleh seorang bandar sabu bernama Apeng yang sebelumnya menjadi target polisi.

Namun karena postur tubuh Apeng lebih besar dari sang polisi yang meringkusnya, alhasil ia pun lolos. Parahnya lagi, satu tangan Apeng sudah diborgol.

Keterangan dari sejumlah warga kepada wartawan ‎menyebutkan polisi yang melakukan penangkapan terhadap Apeng berjumlah satu orang. Saat anggota polisi yang belum diketahui identitasnya meringkusnya, Apeng malah meneriakinya maling. Teriakan Apeng membuat warga tanda tanya.

“Si Apeng itu memang bandar sabu bang. Pas polisi datang mau nangkap ditendangnya polisi tadi. Padahal tangan si Apeng sudah diborgol. Karena ditendangnya polisi itu jatuh dan Apeng lolos. Dua kawan si Apeng juga lolos,” ujar Siswandi (39) kepada wartawan.

Anehnya, Kepala Lingkungan XI, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan bernama Hasanuddin Siregar malah tak mau peduli dengan lingkungannya yang menjadi tempat peredaran gelap narkoba. Padahal rumah Apeng hanya berjarak empat rumah kepling.

“Itulah yang kita sesalkan pak mengapa kepling kita ini enggak peka dengan lingkungannya sendiri. Semua warga sini sudah tahu kalau rumah Apeng itu dijadikan lapak buat nyabu. Perlu juga dilaporkan ke camatnya itu,” tutur Rizaldi warga Jalan Madio Utomo.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kapolsekta Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu dan Kapolsekta Percut Seituan Kompol Pardamean Hutahaean. (did)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.

Baca juga Yuk!
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Halo pengunjung setia akses.co, Kamu terdeteksi menggunakan Pemblokir iklan pada akses.co, Mohon dimatikan terlebih dahulu untuk mendukung akses.co agar selalu konsisten menyajikan berita terbaru dan teraktual hanya untuk anda. Terima Kasih.