ACEH

Galang Dana, FORPPAS : Untuk Wujudkan Mimpi 01 Naik Mobil Baru

SINGKIL, akses.co – Koalisi bersama Forum Pemuda Peduli Aceh Singkil (FORPPAS) gabungan Mahasiswa, Pemuda, Organisasi dan seluruh elemen Masyarakat Aceh Singkil melakukan Penggalangan Dana di Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Sabtu (31/10/2020).

Saat ditanya wartawan disela-sela kegiatan Penggalangan Dana tersebut, Koordinator FORPPAS Zulkarnain mengatakan kegiatan tersebut merupakan solidaritas dari masyarakat Aceh Singkil untuk membantu pembelian mobil dinas baru di Aceh Singkil.

“Ini merupakan aksi solidaritas penggalangan dana dari kami para Forppas, serta masyarakat menengah kebawah untuk membantu membeli mobil baru di Aceh Singkil, dan InsyaAllah akan kami lakukan terus”, Kata Zulkarnain.

Lebih lanjut, Zulkarnain mengatakan, kegiatan ini untuk mewujudkan mimpi 01 dan jajarannya untuk menaiki mobil baru idaman mereka.

Sebagaimana kita ketahui, sambungnya, beberapa waktu terakhir ini anggaran pembelian beberapa mobil telah di setujui.

Kita tahu, hal itu mendapat kritikan dari masyarakat, baik dari kalangan lembaga maupun masyarakat awam, sebutnya.

“Tetapi, kritikan tersebut seakan tidak sedikitpun berpengaruh terhadap niat para mereka untuk menaiki mobil baru”, Imbuhnya.

Dengan dasar tersebut, maka kita dari FORPPAS bersama Elemen Masyarakat berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana ini, setidaknya dapat sedikit membantu menambah pembelian mobil baru itu, Harapnya.

Selain itu, Sekretaris FORPPAS Hardinata Simamora, SE yang juga merupakan ketua DPD Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi ( ALAMP AKSI ) Aceh Singkil mengatakan biarlah kami yang berpanas-panasan asalkan mereka bisa naik mobil baru.

“Disini kita sangat sayang kepada mereka semua”, Sebutnya.

Kita tahu mungkin mereka sangat mendambakan mobil baru tersebut, Lanjutnya.

“Biarlah kita yang berpanas-panasan menggalang dana, asalkan mereka nantinya bisa naik mobil baru”, Katanya.

Karena kita takut, sambungnya, ketika nanti mobil baru itu tidak jadi terbeli, maka mereka “Merajok/sundek” dan tidak mau bekerja, Tandasnya. (SM)

Comments
To Top