AKSESNESIA

Fraksi PDIP Berang Pasar Bulan Digusur

akses.co – Fraksi PDIP DPRD Kota Medan berang akibat digusurnya kios-kios pedagang di Pasar Bulan, Kecamatan Medan Kota yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Medan bersama tim gabungan, Selasa (25/7/2017) pagi.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Hasyim mengecam penggusuran sejumlah kios di Pasar Bulan tersebut. Hasyim menilai penggusuran Pasar Bulan itu tidak memiliki konsep yang baik. Soalnya, usai penggusuran itu Pemerintah Kota (Pemko) Medan belum memiliki rencana yang jelas untuk merelokasi para pedagang yang telah digusur tersebut.

“Saya menilai penggusuran para pedagang di Pasar Bulan itu sebagai arogansi Pemko Medan. Soalnya, penggusuran para pedagang tidak disertai dengan solusi yang baik,” ungkapnya kepada akses.co di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (25/7/2017).

Hasyim menambahkan harusnya Pemko Medan memiliki solusi terlebih dahulu sebelum menggusur kios-kios di Pasar Bulan itu. Soalnya, dengan digusurnya kios-kios tersebut, maka para pedagang Pasar Bulan kehilangan mata pencaharian dan otomatis akan menambah jumlah pengangguran baru di Kota Medan.

“Dengan digusurnya para pedagang itu, maka Pemko Medan tidak menjalankan prinsip ekonomi kerakyatan. Soalnya, perekonomian rakyat kecil seperti para pedagang itu menjadi terancam dan mereka akan jadi pengangguran baru,” ujarnya.

Diketahui, ratusan personil Satpol PP Kota Medan, TNI dan kepolisian menertibkan ratusan kios di Jalan Bulan Medan, Selasa (25/7/2017).

Kasatpol PP Medan Muhammad Sofyan mengungkapkan penertiban 382 kios di Pasar Bulan itu bertujuan untuk mengembalikan fungsi Jalan Bulan sebagai akses transportasi.

“Kita sudah mensosialisasikan sebelumnya bahwa Pasar Bulan ini akan digusur. Karena kita akan mengembalikan fungsi Jalan Bulan ini seperti semula,” ungkapnya.

Kordinator Pedagang, Luat Siahaan mengungkapkan para pedagang kecewa dengan aksi penggusuran tersebut. Apalagi, Luat menambahkan Pemko Medan belum memiliki solusi yang jelas untuk merelokasi para pedagang itu.

“Para pedagang ini sudah berjualan disini selama 30 tahun lebih. Para pedagang sangat kecewa dengan penggusuran ini, apalagi belum ada lahan relokasi yang jelas untuk para pedagang,” ujarnya. (din)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.

Baca juga Yuk!
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Halo pengunjung setia akses.co, Kamu terdeteksi menggunakan Pemblokir iklan pada akses.co, Mohon dimatikan terlebih dahulu untuk mendukung akses.co agar selalu konsisten menyajikan berita terbaru dan teraktual hanya untuk anda. Terima Kasih.