Beranda EKBIS Pelindo 1 Launching E-berthing Pertama Kali di Indonesia

Pelindo 1 Launching E-berthing Pertama Kali di Indonesia

BERBAGI
Peresmian sistem E-berthing di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Riau, Rabu (14/02/2018). (akses.co/istimewa)
Peresmian sistem E-berthing di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Riau, Rabu (14/02/2018). (akses.co/istimewa)

akses.co – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 melaunching E-berthing di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau Rabu (14/02/2018). Sistem E-berthing ini merupakan sistem yang pertama kali digunakan di seluruh pelabuhan di Indonesia.

E-berthing merupakan sistem online yang disiapkan untuk menagih pembayaran tambatan kapal di pelabuhan yang selama ini dilakukan secara manual.

Direktur Bisnis Pelindo 1, Syahputera Sembiring mengungkapkan sistem e-berthing yang pertama kali diterapkan di Indonesia ini, akan menjadi contoh untuk pelabuhan-pelabuhan lain.

“Terminal penumpang Sri Bintan Pura dibangun untuk melayani kepentingan publik. Kita akan terus melakukan penataan di pelabuhan ini untuk kenyamanan pengguna jasa dan publik, salah satunya dengan melaunching sistem E-berthing yang baru pertama kali diterapkan di Indonesia,” ungkap Syahputera Sembiring saat memberikan kata sambutan di acara launching E-berthing itu.

Syahputera Sembiring menambahkan konsep e-berthing sebenarnya sudah mulai dikembangkan di 2016 yang bertujuan untuk memudahkan pengguna jasa dalam meminta pelayanan tambatan kapal menggunakan sistem online.

General Manager Pelindo 1 Cabang Tanjung Pinang, I Wayan Wirawan mengungkapkan dengan menggunakan sistem E-berthing pengguna jasa cukup melakukan permintaan layanan tambatan melalui handphone.

“Nanti muncul approval dari kami, kemudian dapat diproses setelah muncul barcode,” ungkapnya.

Dengan diterapkan sistem ini diharapkan tidak menimbulkan piutang, tidak ada pungutan liar, accountable, serta peningkatan pendapatan, karena pengguna jasa diwajibkan untuk membayar terlebih dahulu sebelum sandar.

I Wayan Wirawan menambahkan layanan e-berthing ini juga didukung oleh Bank Indonesia yang mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) serta Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Pelabuhan Sri Bintan Pura merupakan terminal penumpang kedua tersibuk di Indonesia, trafik penumpang bisa mencapai 2 juta orang per tahun. Sehingga E-berthing di Pelabuhan Sri Bintan Pura menjadi pelopor pertama yang diterapkan di Indonesia guna meningkatkan layanan kepada pengguna jasa,” pungkasnya.

Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjung Pinang, Ahmad Dhani mengapresiasi terobosan Pelindo 1 dalam menerapkan E-berthing di Pelabuhan Sri Bintan Pura tersebut.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasinya. Kami sangat mendukung program ini dan mari kita bekerja sama untuk mendorong menciptakan Kota Tanjung Pinang menjadi smart city,” paparnya.

ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami mengungkapkan penerapan E-berthing sejalan dengan langkah manajemen Pelindo 1 yang fokus melakukan digitalisasi pelabuhan yang telah dicanangkan dalam Rapat Dinas tahun 2018 yang diselenggarakan di Batam pada 12-14 Februari 2018. (din)

Comments

Komentar