Beranda EKBIS Mandiri Ramadhan Fair Bangkitkan Gairah Gerakan Non Tunai

Mandiri Ramadhan Fair Bangkitkan Gairah Gerakan Non Tunai

BERBAGI
Pembukaan Mandiri Ramadhan Fair di halaman Istana Maimun, Rabu (30/05/2018). (akses.co/din)
Pembukaan Mandiri Ramadhan Fair di halaman Istana Maimun, Rabu (30/05/2018). (akses.co/din)

akses.co – Mandiri Ramadhan Fair yang digelar 12 hari, mulai dari 30 Mei hingga 10 Juni 2018 di halaman Istana Maimun, Medan menjadi ajang bagi Bank Mandiri untuk mensosialisasikan transaksi non tunai atau e-money di 80 tenant di Mandiri Ramadhan Fair tersebut.

Regional Ceo Bank Mandiri Sumatera I, Hotma Parlindungan Hutahaean mengungkapkan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap cashless society di bulan Ramadhan.

Diketahui, saat ini Indonesia akan menuju ke cashless society. Berdasarkan data bank sentral, rata-rata nilai transaksi harian pengguna uang elektronik sepanjang tahun lalu mencapai Rp 60 miliar, atau naik 120% dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp 27,7 miliar.

Merinci lebih jauh, sepanjang 2017 total transaksi uang elektronik mencapai Rp 12,3 triliun, atau meningkat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 7 triliun.

“Disini masyarakat dapat bertransaksi dengan menggunakan sistem Debit Mandiri, Mandiri Kartu Kredit maupun E-Money yang dapat diperoleh pada both Mandiri,” ungkapnya di acara pembukaan Mandiri Ramadhan Fair tersebut.

Parlindungan menambahkan seluruh tenant yang mengikuti Mandiri Ramadhan Fair 2018 seperti tenant fashion, kuliner, gadget, otomotif dan lainnya wajib melakukan transaksi non tunai. “Bila ketahuan ada yang melakukan transaksi tidak non tunai akan dikenakan sanksi. Ini bentuk komitmen kami untuk mendukung program pemerintah dalam menerapkan cashless,” jelasnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera, Arif Budi Santoso menyambut baik kegiatan tersebut, karena sepanjang Mandiri Ramadhan Fair itu menggunakan transaksi non tunai.

“Salah satu cara untuk mensosialisasikan transaksi non tunai adalah dengan menggelar acara bazar seperti Mandiri Ramadhan Fair ini. Untuk itu, kami sangat mendukung digelarnya acara ini,” ungkapnya.

Acara yang dihadiri oleh H. Zonny Waldy, S. Sos, M. Hum selaku Asisten Administrasi Umum dan Aset Sekda Provinsi Sumatera Utara, Ir. H. Qamarul Fatah, M.Si selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Medan dan Lukdir Gultom selaku Ketua Otoritas Jasa Keuangan Sumatera Bagian Utara yang menggandeng Bank Syariah Mandiri itu juga menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility diantaranya pemugaran beberapa fasilitas Istana Maimun, penyerahan sembako murah dan gratis bagi fakir miskin, hibah Alquran dan hibah buku dan alat tulis bagi anak yatim piatu.

Selain itu juga digelar talkshow Islami, hijab makeover, berbagai perlombaan seperti hafalan surat pendek, nasyid, fashion show, mtq dan lomba mewarnai. (din)

Comments

Komentar