Beranda EKBIS Garuda Indonesia masih Merugi Rp3,77 Triliun

Garuda Indonesia masih Merugi Rp3,77 Triliun

BERBAGI
Dirut PT Garuda Indonesia, Pahala N Mansury.
Dirut PT Garuda Indonesia, Pahala N Mansury.

akses.co – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mencatat, sepanjang semester I-2017 membukukan rugi bersih USD 283,8 juta (atau sekitar Rp 3,77 triliun, kurs Rp 13.314 per dolar). Adapun rugi tersebut naik 349% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai 63,2 juta dolar AS.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury seperti dilansir Kumparan, kenaikan rugi bersih tersebut karena salah satunya di bulan April 2017 ada pencatatan transaksi tax amnesty sebesar USD 137 juta.

“Selain itu, kita juga didenda secara hukum di Australia sekitar USD 8 juta dolar. Kita memang belum mendapatkan final soal denda dari pengadilan. Ini terkait kasus persaingan usaha, yaitu bisnis kargo di 2012,” kata Pahala pada paparan publik di Kantor Pusat Garuda, Cengkareng, Tangerang, Kamis (27/7).

Namun, menurut Pahala, di luar tax amnesty dan denda hukum, rugi perseroan selama semester I-2017 hanya USD 38 juta. “Ini lebih baik dari pada rugi 63,2 juta dolar AS pada semester I-2016,” tutur Pahala.

Dia menjelaskan, walaupun masih rugi, namun perseroan berhasil mencatatkan operating revenue semester I-2017 sebesar USD 1,9 miliar dengan pertumbuhan sebesar 7 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2016.

Pada semester I 2017, Garuda Indonesia Group mencatatkan jumlah passenger carried sebanyak 17,2 juta atau meningkat sebesar 3,9%, sedangkan khusus passenger carried rute internasional tercatat tumbuh sebesar 15%. Sementara itu, kargo yang diangkut (cargo carried) juga meningkat sebesar 10,6%menjadi 219,4 ribu ton. Sementara itu, Garuda lndonesia juga berhasil mempertahankan kinerja On Time Performance (OTP) mencapai 85%.

Ditambahkannya, pada semester I-2017 Garuda Indonesia berhasil menorehkan serangkaian pencapaian international seperti penghargaan SkyTrax untuk ”The World’s Best Cabin Crew” yang diraih untuk keempat kalinya, ”5 Star Airline”, hingga ”Top 10 Airline” dan ”Top 5 Airline Asia Pasific” dari Trip Advisor. (kum/rur)

Comments

Komentar