Beranda EKBIS Dirut Pertamina Kembali Dijabat Perempuan

Dirut Pertamina Kembali Dijabat Perempuan

BERBAGI
Dirut PT Pertamina, Nicke Widyawati
Dirut PT Pertamina, Nicke Widyawati

akses.co – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah menetapkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina. BUMN ini kembali dipimpin perempuan, setelah sebelumnya ada sosok Karen Agustiawan yang menjabat pada 2009 – 2014.

Bagaimana rekam jejak Nicke? Dikutip dari detikFinance, sebelum menjadi Direktur Utama, Nicke pernah menjabat sebagai Direktur SDM Pertamina. Dia diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-256/MBU/11/2017 tanggal 27 November 2017 tentang Pengangkatan Anggota Direksi Perseroan.

Perempuan kelahiran Tasikmalaya, 25 Desember 1967 ini juga sempat menjabat sebagai Plt Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina. Penugasan Nicke berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-39/MBU/02/2018 tanggal 13 Februari 2018.

Sebelumnya, Nicke pernah menjadi direksi di PT PLN. Nicke pernah berkarir sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN. Sebelum itu, Nicke juga pernah dipercaya sebagai Direktur Utama PT Mega Eltra yang merupakan kontraktor listrik di lingkungan holding PT Pupuk Sriwijaya. Lalu, juga menjadi Direktur Bisnis di PT Rekayasa Industri (Rekind) dan Vice President Corporate Strategy Unit (CSU) di perusahaan yang sama.

Gelar pendidikan terakhir yang dia peroleh adalah gelar Magister (S2) dari Universitas Padjajaran untuk Program Pendidikan Hukum Bisnis. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan Sarjana (S1) di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mendapatkan gelar S1-nya pada tahun 1991.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno resmi menunjuk Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Sebelumnya, Nicke merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BUMN tersebut.

“Iya benar. Pengangkatan Ibu Nicke sebagai Dirut, Pak Darmawan Samsu sebagai Direktur Hulu dan Pak Koeshartanto sebagai Direktur SDM,” kata VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito. (rih/dtc)

Comments

Komentar