ADVERTORIALNEWSSUMUT

Edy Rahmayadi Didesak Batalkan Event Sumut Fair

Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Sugiat Santoso.
Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Sugiat Santoso.

MEDAN, akses.co – Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sugiat Santoso, SE. MSP, mendesak Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, untuk batalkan event Sumut Fair karena masifnya penyelenggaraan virus Corona.

Sugiat, ketika diwawancarai, Minggu (15/3/2020), mengatakan, menurut data rata-rata pengunjung yang datang ke Sumut Fait minimal bisa mencapai 2 ribu orang di setiap hari biasa. Sementara pada saat akhir pekan Sabtu-Minggu, jika ada artis nasional yang tampil, maka pengunjung bisa membludak sampai lebih 20 ribu orang.

“Selama event sebulan itu, ada 12 bahkan sampai 15 kali artis nasional ditampilkan, jika ditotal, rata rata event itu dihadiri 300 ribu sampai 400 ribu orang selama sebulan penuh, setiap tahunnya. Hal itu sebenarnya bisa menjadi keuntungan bagi penyelenggara, namun sebaliknya akan menjadi kiamat bagi masyarakat, jika pagelaran itu tetap dipaksakan untuk dibuka,” katanya.

Menurutnya, jika ada saja satu orang pengunjung Sumut Fair yang terkena virus Corona, maka peluang virus tersebut untuk menyebar ke seluruh warga Sumut akan cepat terjadi.Ingat, event tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah kab/kota setiap harinya, dan tidak menutup kemungkinan ada turis asing yang berkunjung kesana.

Sugiat juga mengaku kesal dengan pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut yang mengatakan tidak perlu ada upaya deteksi awal seperti mengecek suhu tubuh pengunjung saat akan masuk area kawasan Sumut Fair tersebut.

“Pemprov Sumut seakan anggap remeh soal virus Corona, mereka selalu berdalil bahwa belum ada ditemukan warga Sumut yang terkena virus Corona. Padahal bisa saja, belum ada data warga Sumut yang terkena virus Corona karena Pemprov Sumut tidak punya kemampuan untuk melakukan deteksi secara menyeluruh kepada seluruh warganya. Siapa yang bisa menjamin dari lebih 10 juta warga Sumut belum ada satupun yang terkena virus Corona,” kesal Sugiat.

Menurutnya, hal ini juga menjadi kontradiksi dengan himbauan Gubernur Sumut yang diviralkan lewat akun media sosial milik Humas Sumut, poin kedua himbauan tersebut meminta warga Sumut menghindari kegiatan keramaian. Katanya, Gubsu meminta warganya agar jangan menghadiri kegiatan keramaian, sementara mereka sendiri membuat kegiatan keramaian tersebut, bahkan berusaha semaksimal mungkin agar event yang mereka laksanakan dihadiri oleh banyak pengunjung. Kontradiksi sekali.

Katanya, dengan situasi yang gawat seperti ini, bahwa sampai ring 1 sekelas menteri sudah terkena virus Corona, maka kami mendesak Gubernur Sumut untuk berjiwa kesatria demi menyelamatkan jutaan masyarakat Sumut. (Irr)

04

You may also like