Dua Karyawan RM Padang Raya Dianiaya Hingga Nyaris Tewas Saat Tagih Hutang

Arif saat perlihatkan bukti laporan pengaduannya ke Polres Deliserdang atas perkara penganiayaan yang dilakukan orang suruhan Adi Belong cs.
Arif saat perlihatkan bukti laporan pengaduannya ke Polres Deliserdang atas perkara penganiayaan yang dilakukan orang suruhan Adi Belong cs.

akses.co – Dua karyawan Rumah Makan Padang Raya yang berada di Jalan Besar Medan-Lubuk Pakam disekap. Tak hanya disekap dua karyawan rumah makan itu pun dianiaya oleh para pelaku hingga nyaris tewas. Masih beruntung, dua karyawan itu berhasil meloloskan diri meski dengan kondisi berlumuran darah.

Aksi bar-bar itu terjadi di areal rumah kosong di Jalan Gudang Merah, Desa Sekip , Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang tepatnya di belakang kolam renang Gudang Merah.

Pada wartawan salah satu korban penganiayaan bernama Arif Pribadi (30) didampingi rekannya Agus Susanto (28) yang turut dianiaya mengatakan pelaku (Adi Belong) mememsan 120 nasi bungkus dengan mencatut nama salah seorang anggota DPRD Deliserdang.

“Si Adi Belong menelpon Sri. Sri itu adalah kasir di rumah makan. Atas permintaan pelaku kami pun menyanggupinya. Singkat cerita, setelah permintaan pelaku dipenuhi kami pun menagih uang dari pesanan mereka sebesar Rp1,8 juta,” ujar Arif pada wartawan, Selasa (20/2/2018) malam.

Lalu, sambung Arif lagi, ia menghubungi Adi Belong untuk membayar tagihan atas pesanan 120 nasi bungkus.

“Kebetulan si Adi Belong punya hutang sama saya Rp400 ribu. Ya sekalian saja saya mau nagih uang nasi yang dipesannya itu. Nah saya pergi nagih hutang sama Agus, teman kerja saya,” ungkap Arif.

Arif kembali menjelaskan, ia bersama Agus tiba di Jalan Gudang Merah seperti yang dijanjikan oleh Adi Belong. Saat tiba di tempat yang dijanjikan, Agus dan Arif pun menemui Adi Belong.

“Pas kami mau jumpai Adi Belong ternyata ada anak buahnya yang menghampiri kami. Terus anak buah Belong menyuruh kami ke belakang. Pas kami menuju ke belakang sudah ada sekitar 7 orang yang dari tadi nungguin. Tiba-tiba ada satu orang langsung memukul dan pelaku lainnya ikut mukul. Nah disitu terlihat jelas bahwa Adi Belong jadi dalangnya,” tutur Arif lagi.

Arif dan Agus pun tak mampu melawan para pelaku yang menghajarnya. Dalam keadaan terjepit dua korban pasrah dipukuli pakai benda tumpul.

“Kami sudah pasrah saja bang. Kami dihajar habis-habisan. Begitu ada kesempatan kami lari dan minta tolong sama warga. Begitu warga datang, Adi Belong cs pun juga kabur,” sebut Arif sambil menyebutkan ia dan Agus dilarikan ke Rumah Sakit Lubuk Pakam.

Setelah mendapatkan perawatan medis, Arif dan Agus resmi membuat laporan ke Polres Deliserdang. Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Ruzi Gusman membenarkan kalau kedua korban sudah membuat laporan.

“Memang ada dua pria membuat pengaduan karena dianiaya. Laporannya sudah ada dan segera kami tindaklanjuti. Korban akan segera dipanggil untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP),” ujar AKP Gusman singkat. (did)

Artikel Terkait