SUMUT

DPP-LPKN, Beri Pemahaman Undang- Undang Nomor: 42 Tahun 1999

Batu Bara, akses.co – Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional (DPP-LPKN) Khairil Anwar SH.M.Si dalam Pers nya usai menerima masyarakat 12 Kecamatan se-Batu Bara Jln.Dusun III Komplek Grand City Blok A Desa Suka Raja Kec.Air Putih Kab.Batu Bara

menyatakan Kreditur (Leasing) tidak bisa lagi secara sepihak mengeksekusi atau menarik objek jaminan Fidusia kendaraan bermotor berdasarkan sertifikat jaminan fidusia kepada konsumen.

Dalam keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) nomor 18/PUU-XVII/2019,
bagi leasing yang ingin menarik kendaraan harus mengajukan permohonan kepada Ketua Pengadilan Negeri Setempat,Eksekusi secara sepihak bisa dilakukan apabila Debitur mengakui adanya cidera janji    (Wanprestasi),Deditur menyerahkan secara sukarela objek jaminan Fidusianya (Kendaraannya).Bila dua syarat tidak dipenuhi,maka penarikan tidak boleh silakukan terang Khairil Anwar SH,M.Si

DPP-LPKN yang sudah menyebar dibeberapa Kab/Kota Provinsi Sumatera Utara Indonesia memberikan perlindungan secara hukum.Jangan coba-coba leasing menarik kendaraan secara sewenang-wenang dan kurang manusiawi, Ingat Pasal 15 ayat (2) Undang –Undang Nomor : 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia khususnya kata kata kekuatan eksekutorial dan sama dengan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Sedangkan Pasal 15 ayat (3) kata-kata cidera janji tidak mempunyai kekuatan hukum sepanjang tidak dimaknai dan tidak ditentukan secara sepihak oleh Perusahaan Leasing,tetapi harus ada kesepakatan antara Perusahaan leasing dengan konsumen untuk menentukan telah terjadinya cidera janji tersebut.

Kepada konsumen,mari kita bersyukur kepada Allah SWT adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan hadiah besar bagi konsumen dengan Mooto: Lindungi Rakyat Lindungi Konsumen berbekal SK Menkum Ham No.AHU-0006117. AH.01.07.Tahun 2020.Tutupnya LPKN menerima pengaduan Kredit Macet. (Famas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker