ADVERTORIAL

Dorong PAW, GRPG Sumut: H. M Husni Tak Patuhi Instruksi DPP Gerindra

MEDAN, akses.co – Gerakan Relawan Pandu Garuda (GRPG) Sumut pecah pasca kritikan terhadap Anggota DPR RI H. M Husni yang tidak ikut instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra untuk berjuang di Pilkada serentak.

Hal itu disampaikan Sekretaris GRPG Sumut, Mardiyanto Broto, Senin (9/11). Broto mengatakan, dirinya siap mengundurkan diri dari GRPG jika statement nya di media terkait anggota DPR RI H. M Husni yang tidak ikut berjuang di Pilkada Medan membuat risih Ketua GRPG Sumut.

“Saya ini kader Gerindra, Gerindra dari 0 saya sudah mengabdi jadi kader. Kewajiban saya mengkritik siapa pun mereka yang berkhianat dan manis dimulut tapi tidak bekerja dan patuh pada instruksi partai,” katanya.

Ia mengaku kecewa dengan Ketua GRPG Sumut, Dedy Aksyari Nasution, yang mengusir dirinya dari kantor GRPG hanya karena mendapat telpon dr Pak H. M Husni.

“Banyak laporan ke saya, bahwa Pak H. M Husni ini tidak bergerak dan tidak bantu para anggota DPRD yang berjuang di Pilkada. Jika yang dibela Dedi Akyari itu orang yang tidak patuh pada instruksi DPP Gerindra, mending saya keluar sekalian dari GRPP,” kata Broto.

Katanya, saya tidak punya tendensi pribadi ke Pak H. M Husni, namun karena sudah ada instruksi DPP Gerindra dan Pak sufmi Dasco sudah ingatkan itu, maka biarkan lah saya yang bersuara soal itu. Katanya, DPP bisa saja mengeluarkan kebijakan PAW bagi Pak H. M Husni jika dilihat sudah tidak sejalan dengan perjuangan partai.

“Jangan karena kita sudah ribut, baru mereka bergerak ikut berjuang di Pilkada. Pun demikian tidak apa, itu berarti niat baik saya untuk mengajak berjuang seluruh kader didengar,” tutup Broto. (Red)

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker