CORONA

Disdukcapil Batu Bara : Penyaluran KTP Lama Karena Alasan Covid-19

BATU BARA, akses.co – Dalam pemberitaan beberapa hari lalu oleh akses.co soal kinerja Disdukcapil yang lamban, sehingga merusak Citra Bupati Batu Bara. Hal itu terjadi bukan tanpa alasan melainkan dikarenakan adanya masalah Covid-19, sehingga penyaluran KTP sebanyak 8749 KTP ditunda.

Setelah mendapatkan keluhan dari warga melalui Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, Muhammad Ali Hatta S.sos, akhirnya pada Selasa (30/6/2020) Disdukcapil menyalurkan 8749 KTP kepada Camat se Kabupaten Batu Bara, dan seterusnya akan di tindak lanjuti oleh pihak Desa.

Hamdan, Plt Kadis Dukcapil mengatakan, sebelum Covid-19, KTP dalam prioritas Print Ready Record (PRR) atau pemula belum sepenuhnya siap dan terus dalam pencetakan. Sayangnya, saat akan sudah selesai, penyaluran terhambat akibat adanya Corona.

“Jadi kami sebenarnya sudah lama ingin menyalurkan, keinginan kami menyalurkam KTP ini pada saat sekolah, akan tetapi karena adanya pandemi, penyaluran terpaksa kami tunda dulu, itulah alasan terjadinya penumpukan,” katanya.

Selanjutnya ia mengatakan, terima kasih juga kepada pihak media yang sudah mengingatkan, begitupun kepada Anggota Dewan, ini terjadi tidak ada maksud apa-apa melainkan hanya permasalahan aturan, akibat covid-19.

Lebih lanjut, ia mengatakan, proses pencetakan ini juga akan di lakukan secara kolektif, terkhusus buat para pemula ataupun yang sudah PRR.

“Intinya kami menyikapi PRR yang kami dahulukan,” jelas Plt kadis Dukcapil Kepada akses.co, Rabu (1/7/2020).

Saat ditanyakan jangka waktu proses pembuatan KTP, ia mengatakan tidak bisa dipastikan, terkadang terkendala dari pusat dan jaringan.

“Biasanya sebulan sudah siap, itupun jarang terjadi, pada intinya data yang sudah melakukan perekaman, kurang lebih seminggu baru bisa pencetakan KTP, karena harus ada verifikasi dari Pusat,” katanya.

Terkahir, Hamdan menuturkan bahwa sekrang ada 1500 blanko yang tersedia. Dan pihaknya juga sedang berkordinasi ke pusat untuk penambahan blanko. Dikarenakan ada 1000 orang lagi yang sudah melakukan rekaman kategoro pemula ataupun Print Ready Record (PRR). (AK)

Comments
To Top