Dinas Perhubungan Akan Tindak Driver Taksi Online Tidak Taat Aturan

Ilustrasi Taksi Online. (int)
Ilustrasi Taksi Online. (int)

akses.coDinas Perhubungan Kota Medan berkoordinasi dengan instansi samping terkait dalam penindakan terhadap driver taksi online yang tidak taat aturan. Upaya itu dalam rangka implementasi Permenhub 108/2017 tentang Angkutan Sewa Khusus (ASK), terhitung 1 Februari 2018.

Kepala Bidang Pengembangan, Pengendalian dan Keselamatan (PP&K) Edison Brase Sagala menjelaskan, sebelum benar-benar efektif melaksanakan penindakan terhadap driver maupun provider taksi online, pihaknya akan melakukan operasi simpatik. “Di situ akan kita himbau, supaya mereka mengikuti ketentuan sesuai Permenhub. Selama dua minggu kita lakukan dulu operasi simpatik. Setelah itu kita langsungkan penindakan,” katanya, Senin (29/1/2018).

Pihaknya juga siap memberikan sanksi tegas terhadap provider maupun driver taksi online yang tidak taat peraturan. Tindakan diberikan berupa penilangan sampai melaporkan pihak penyelenggara kepada pemerintah pusat agar badan atau izin usahanya ditutup. “Sesuai ketentuan, ya akan kita tilang. Bagi penyelenggaranya (provider) akan kita surati sebab itu domainnya pusat. Termasuk kantor pusat providernya dan juga Kementerian Komunikasi dan Informatika,” tegas Edison.

Dia menambahkan, pada hari ini pihaknya bersama stakeholder terkait akan melakukan rapat koordinasi kembali membahas penerapan Permenhub tersebut. “Kami matangkan lagi. Akan ada rapat koordinasi lagi membahas hal tersebut bersama pihak kepolisian,” pungkasnya. (eza)

Artikel Terkait