NEWS

Di-PHK Perusahaan, Karyawan Mengadu ke DPRD Sumut

MEDAN, akses.co – Puluhan karyawan PT.Jui Shin Indonesia mendatangi gedung kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (10/9/2020) sekira pukul:11.00 WIB.

Para karyawan PT. Jui Shin Indonesia tersebut menggelar aksi demo dengan mengatasnamakan Federasi Serikat Pekerjaan Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Sumatera Utara.

Dalam aksinya, mereka menuntut PT. Jui Shin Indonesia yang memberlakukan kebijakan yang tidak sesuai aturan dan ketentuan bagi pekerjaan outsourcing.

Dimana, perusahan yang merupakan penanaman modal asing (PMA) yang bergerak dalam bidang memproduksi keramik dan granite bermerek Garuda Tile itu, melakukan PHK ilegal terhadap pekerjaan atau buruh yang kontrak.

Selain itu, perusahaan PT. Jui Shin Indonesia juga diminta agar mengembalikan pekerjaan buruh yang di PHK ilegal sebanyak 197 orang untuk bekerja lagi. Kemudian, tenaga kerja asing (TKA) agar di evaluasi di PT. Jui Shin Indonesia karena tidak mengerti bahasa Indonesia.

Aksi demo ini sempat memanas ketika keinginan para karyawan PT. Jui Shin Indonesia untuk bertemu dengan anggota DPRD Sumatera Utara tidak dipenuhi, karena anggota DPRD Sumatera Utara sedang kunjungan kerja (Kunker) alias Reses.

“Ini kantor kita, tempat pengaduan kita rakyat. Kalau kita tidak ditemui disini kita desak terus DPRD Sumut agar menerima aspirasi kita yang di PHK,” ujar salah seorang koordinator aksi saat berorasi.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Willy Agus Utomo, dalam Pernyataan Sikap, mengatakan, aksi demo ini meminta kepada Gubernur Sumatera Utara, dan DPRD Sumut agar menerima aspirasi kami para kaum buruh atau pekerja di PT. Jui Shin Indonesia.

“Kami minta Gubernur Sumut, Edy mencabut izin usaha PT. Jui Shin Indonesia yang diduga melanggar hukum UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan. Kepada DPRD Sumut, kami minta agar menggelar RDP gabungan dengan menghadiri Direktur Utama PT. Jui Shin Indonesia,” sebutnya.

Hingga berita ini diturunkan, tidak satu pun anggota DPRD Sumut menerima mereka, karena memang para anggota Dewan lagi dalam melaksanakan tugas reses ke Dapil masing-masing.

Aksi demo ini mendapat pengawalan petugas Kepolisian dari Polrestabes Medan, terlihat berjalan tertib dan lancar. (Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker