SUMUT

Di Pandang Rawan Korupsi, LSM Maksi dan Fokusmaker Langkat Minta Penegak Hukum Awasi Dana DAK SDN 057208

LANGKAT, akses.co – LSM Masyarakat Anti Korupsi (Maksi) dan Forum Komunikasi dan Studi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker) Kabupaten Langkat meminta para penegak hukum, khususnya yang ada di Kabupaten Langkat untuk mengawasi pekerjaan Dana Alokasi Khusus (DAK) SDN 057208 Sukaramai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.

Pasalnya, mereka menduga dana DAK yang digelontorkan pemerintah pusat ini sering dijadikan ajang korupsi bagi para pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Sebagai lembaga sosial kontrol di Kabupaten Langkat ini maka kami meminta agar penegak hukum untuk melakukan pengawasan anggaran DANA DAK di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat,” kata Sekjen Fokusmaker Langkat Fauzi PA didampingi Ketua LSM Maksi Ridwan Ahmad kepada wartawan, baru-baru ini di Stabat.

Menurut mereka, hal ini perlu dilakukan agar penggunaan dana tersebut sesuai dengan peruntukannya.

“Jangan sampai penggunaan dana tersebut tidak sesuai dengan Juknis.Apabila pelaksanaannya tidak sesuai Juknis maka akan merugikan bagi masyarakat Langkat,” imbuh keduanya.

Oleh karena itu ,maka kami sebagai lembaga sosial kontrol minta penegak hukum untuk juga serius mengawasi DAK yang ada di Dinas Pendidikan Langkat.

“Apabila melanggar hukum, maka kami meminta penegak hukum untuk menindak tegas siapupan yang terlibat baik kepala sekolah, oknum dinas atau siapapun yang terlibat,” tegas keduanya.

Jikalau hal tersebut dilakukan, maka kualitas pendidikan di Kabupaten Langkat akan meningkat.

Saat ini, kata mereka berdua, Fokusmaker Langkat dan LSM Maksi sedang melakukan pemantauan dilapangan terkait pelaksanaan dana DAK di SDN 057208 Sukaramai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.

Dari papan yang tertera di sekolah tersebut, SDN 057208 Sukaramai mendapat anggaran DAK sebesar Rp.309.000.000.

“Hal ini kami lakukan, guna mendukung pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat yang sedang serius meningkatkan kualitas pendidikan, agar bisa berguna bagi peserta didik,” kata keduanya mengakhiri pembicaraan.

Terpisah, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 057208 Sukaramai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, yang disebut-sebut atau dipanggil Umi ketika dikonfirmasi wartawan via pesan WhatsApp, baru-baru ini, terkait staetment LSM Maksi dan Fokusmaker Langkat, hingga berita ini diterbitkan belum juga membalas, padahal pesan sudah berceklist biru dua menandakan pesan sudah dilihat atau dibaca.(YY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker