NEWS

Di Batu Bara Narkoba Merajalela, SATMA AMPI Minta Pemkab Serius Laksanakan Instruksi Presiden

BATU BARA, akses.co – Dimulai dari Desa, sebagai pemerintahan terbawah semestinya melek dalam mengatasi permasalahan Narkoba. Kabupaten Batu Bara termasuk daerah yang rawan akan bahaya Narkoba.

Hal ini dilihat, banyaknya pemuda di Desa yang terlibat dan terjerat dalam kasus Narkotika, seperti sabu dan ganja.

Berangkat dari hal itu, Satuan Mahasiswa Angkatan muda pembaharuan Indonesia (SATMA AMPI) kabupaten Batu Bara meminta pemerintah kabupaten Batu Bara melalui Dinas PMD lebih serius melaksanakan instruksi presiden no 2 Tahun 2020.

Syahnan Afriansyah, Ketua Satma AMPI Batu Bara berujar, bahwa penyalahgunaan narkotika di Indonesia sudah pada level bahaya. Bagaimana tidak, jumlah angka pengguna barang terlarang tersebut begitu besar jumlahnya bahkan sampai menyerang kejiwaan penggunanya.

Lanjutnya, sehingga melalui Instruksi Presiden No.02 Tahun 2020 penting untuk dilaksanakan dengan sungguh-sungguh di seluruh pemerintahan Desa Se Kabupaten Batu Bara.

“Dengan harapan, melalui pelaksanaan inpres tersebut, pemahaman dan kesadaran masyarakat di Desa tinggi akan bahaya narkoba,”katanya. (13/8/2020)

Terlebih, ia mengatakan, masyarakat Desa terlibat aktif dalam mensosialisasikan bahaya narkoba kepada generasi muda yang ada di Desa.

“Harapannya masyarakat tidak hanya bergantung pada peran aparat kepolisian maupun BNN,”jelasnya.

Untuk itu, dengan terbitnya Inpres No 2 Tahun 2020, Pemkab Batu Bara melalui Pemerintahan Desa segera merespon dengan melaksanakan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). (AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker