SINGKIL

Dewan Aceh Singkil Respon Prihal ‘Lintah Darat’ di Kabupaten Aceh Singkil

SINGKIL, akses.co – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Singkil, Al Hidayat, merespon prihal beroperasinya ‘Lintah Darat’ atau praktik rentenir di Kabupaten Aceh Singkil.

Kepada media ini, Al Hidayat, menyebutkan bahwa ‘lintah darat’ hidup karena kebutuhan, Rabu (17/2/2021).

“Peran pemerintah seharusnya melihat ini sebagai regulasi putaran ekonomi yang tidak sehat”, Kata Politisi PBB tersebut.

Menurut Dayat, Disperindagkop dan UKM adalah kunci memberantas beroperasinya ‘lintah darat’ dengan mengelompokkan masyarakat bedasarkan usahanya.

“Pembinaan bekelanjutan sangat penting untuk peningkatan pendapatan masyarakat”, sambungnya.

Termasuk pemahaman mengelola sebuah keuangan dan usaha.

“APBDes adalah salah satu solusi pemutus rantai lintah darat”, tutur Dayat.

Juga, sambungnya, Aceh punya kekhususan mengenai pengelolaan uang zakat, yang ada di baitul mal.

Al Hidayat menuturkan bahwa Pemerintah juga bisa bekerja sama dengan bank Aceh untuk membuka kredit lunak dengan admistrasi tak berbelit belit.

“Apalagi kabupaten kita memiliki penyertaan modal di bank tersebut”, terangnya.

Selain itu, Al Hidayat menyebutkan bahwa kita tidak bisa menyalahkan masyarakat yang mengunakan jasa renternir.

“Tetapi sediakan juga solusinya”, harapnya.

Dayat mengakui bahwa terkait hal ini sudah pernah dibicarakan dan juga disampaikan kepada Dinas terkait.

“Dalam rapat komisi untuk memeriksa kelengkapan izin koperasi yang beroperasi di wilayah Kabupaten Aceh Singkil”, Terangnya.

Apalagi, tambahnya, saya rasa koperasi ini ada yang berasal dari provinsi tetangga.

Al Hidayat juga mengungkapkan bahwa terkait hal ini dirinya pernah menyampaikan dalam perjalanan dinas ke Dinsperindagkop provinsi.

“Memang belum ada gerakan yang di buat sampai sekarang”, pungkasnya. (S.Munthe)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.