SUMUT

Deklarasi Bersama Cinta Damai di Dua Kecamatan Libatkan Ormas Dan Tokoh Agama

BATU BARA, akses.co – Deklarasai Bersama Cinta Damai terus digalakkan, tanpa terkecuali, dua Kecamatan ini, Yaitu Talawi dan Tanjung Tiram yang melibatkan tokoh agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh adat dan Tokoh Pemuda di Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Talawi, Kamis (22/10/2020).

Deklarasi ini di laksanakan di Aula Kantor Camat Talawi yang dihadiri oleh berbagai Ormas yaitu, KNPI Kec. Tanjung Tiram, Pemuda Pancasila Kec. Talawi, IPK Kec. Talawi dan PKN Kec. Tanjung Tiram.

Kapolsek Labuhan Ruku AKP Muhmmad Iskad, SH, mengatakan deklarasi bersama cinta damai yang anti anarkis ini diharapkan kedepan nanti bisa aman dan damai, Dan terhindar dari ancaman luar (negara) dan dalam (Negara) berupa tindakan yang berbentuk Terorisme, Radikalisme, dan Ujaran kebencian, sehingga terbinanya ketentraman masyarakat dalam beraktifikas dan mencari rezeki.

“Boleh saja melakukan aksi demo untuk mengutarakan pendapatnya di tempat umum, akan tetapi jangan sampai berbuat kerusakan/Anarkis, merusak apa- apa yang telah kita bangun bersama, agar rakyat aman dan nyaman dalam berkehidupan atau mencari rezeki,” ujar kapolres

Dalam kesempatan ini camat Talawi, Muliadi, mengatakan perkembangan yang terjadi di lapangan terkait penyampaian aspirasi tentang UU cipta kerja, justru itu melaksanakan tugas pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat,

“Kita tentunya salaku kepala pemerintahan Kecamatan, deklarasi ini di dua kecamatan, Talawi dan Tanjung tiram, karna wilayah ini banyak teman-teman buruh, masyarakat dan mahasiswa yang ikut turun di aksi tolak omnibuslaw kemaren,”Katanya.

Lanjutnya, “Contohlah deklarasi damai ini, kita mengadakan kegiatan ini, karna kita ingin bahwa wilayah batu bara ini umumnya, kec. Talawi dan kec. Tanjung Tiram ini adalah bisa kondusif sehingga menjadi contoh atau himbauan agar kedepan nya merealisasikan aksi damai no anarkis, agar masyarakat tau bahwa aksi itu boleh, tetapi jangan anarkis,”Ujar Muliadi

Acara deklarasi tersebut di akhiri dengan pembacaan deklarasi Cinta Damai bersama-sama dan beriktiar dengan tiga poin yakni:

Mentaati semua ketentuan umum dan perundang undangan yang berlaku, beritikad baik dan turut serta menciptakan Batu Bara cinta damai dan anti anarkis dalam mengikuti situasi yang berkembang saat ini.

Masing-masing tokoh masyarakat, tokoh agama, adat dan pemuda, aliansi buruh dan mahasiswa, membantu Pemerintah dan aparat keamanan dalam pemeliharaan Kamtibmas terkhusus untuk tanjung Tiram-Talawi, se Kabupaten Batu bara Umumnya, pembacaan deklarasi cinta damai di bacakan oleh ketua MUI, Tauhid sebagai mewakili.

Sebelumnya, Jum’at (16/10/20) lalu, Acara deklarasi cinta damai ini pun sudah di laksanakan oleh Kapolres Batu Bara, yang mana bertujuan untuk menyikapi situasi dan kondisi, adanya aksi aliansi buruh dan mahasiswa penolakan UU Omnibus Law, sehingga tingkat kecamatan pun juga melaksanakan acara tersebut, endingnya sebagai mensosialisasikan ke tingkat masyarakat Kecamatan hingga ke Desa. (Hafiz)

Comments
To Top