ADVERTORIAL

Dekan FISIP UMSU: Diskresi Signal Ketum Airlangga Dukung Ijeck

MEDAN, akses.co – Ketum DPP Golkar, Airlangga Hartarto, pasti tanggungjawab terhadap diskresi yang dikeluarkannya untuk H. Musa Rajekshah (Ijeck). Dinamika Golkar cepat mencair sehingga klaim dukungan Ridho Lubis terhadap 27 DPD II belum pasti.

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Arifin Shaleh Siregar, Kamis (16/7).

“Diskresi yang dikeluarkan Airlangga Hartarto itu bukan cek kosong. Tidak mungkin Diskresi dikeluarkan untuk calon yang kalah, tidak ada logikanya itu,” kata Arifin.

Dr. Arifin menjelaskan bahwa dinamika politik di Golkar ini cenderung mudah mencair dan tidak ada politik kebencian didalam dinamika Golkar.

“Kalaupun ada kompetisi di tubuh Golkar, itu sebenarnya biasa dan pasti semuanya akan bersatu diujung. Jadi nggak ada itu politik kebencian di Golkar, semuanya nanti akan bersatu dan kompak kembali,” katanya.

Saat disinggung soalnya adanya dukungan 27 DPD II Golkar Kab/kota terhadap Yasir Ridho Lubis, Arifin menilai bahwa hal itu adalah hal yang biasa dalam dinamika Musda Golkar.

Namun yang pasti diingat bahwa di politik ini semua yang tidak mungkin pun bisa terjadi. “Kesaktian diskresi yang dikeluarkan Ketum Airlangga itulah yang nanti membuat semuanya menyatu. Jadi kalau tanpa diskresi saja bisa dapat dukungan 27, konon lagi menggunakan diskresi yang dikeluarkan langsung Ketum Golkar,” tegasnya. (ggs)

Comments
To Top