NEWS

Datangi kantor DPRD labuhanbatu, Relawan Trimedya Panjaitan minta Paw anggota DPRD fraksi PDIP labuhanbatu

Labuhanbatu, akses.co – Relawan Trimedya Panjaitan Labuhanbatu di bawah kordinator Muhammad Irfansyah medatangai Kantor DPRD Labuhanbatu, kedatangan relawan tersebut lantaran  merasa kecewa atas  prilaku kader PDI-P terkait penyalahgunaan stempel Ketua DPRD Labuhanbatu yang diduga dilakukan Jismer Lumban Batu Anggota DPRD Labuhanbatu dari PDI-P.

“Kami bersama masyarakat dan pengurus PDI-P Desa Sei Siarti Kecamatan Panai Tengah Labuhanbatu untuk menyampaikan tuntutan kepada pimpinan DPRD Labuhanbatu tentang perbuatan saudara Jismer Lumban Batu selaku anggota DPRD Labuhanbatu dari PDI-P telah mencoreng nama baik partai, dikarenakan telah menggunakan stempel ketua DPRD Labuhanbatu untuk kepentingan pribadi,” kata Irfansyah atau di kenal dengan panggilan Bobi melalui pengeras suara, di depan gedung DPRD, Jumat, (12/6).

Berbekal alat aksi berupa karton berbagai tulisan, mereka memohon agar ketua dewan menemui mereka. Aksi massa itu berlangsung aman dan tanpa pengawalan. Sambil membagikan brosur tuntutan kepada para rekan pers yang sedang meliput jalan sidang paripurna.

Dari beberapa Point tuntutan Massa aksi juga menuntut agar Kepala Kejaksaan Negeri Rantauprapar agar di copot karena lemahnya kinerja serta telah di duga di intervensi oleh anggota DPRD Jismer Lumban batu. Menurut massa  tindakan Intimidasi ini terus menerus dilakukan pihak Kejari Rantauprapat maka masyarakat Labuhanbatu meminta Kejatisu dan Kejagung RI mencopot jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Rantauprapat.

Dalam aksi itu juga, massa meminta agar Ketua DPRD melalui MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) agar menindak lanjuti temuan tentang adanya surat dari lembaga dewan atas nama beliau memakai stempel ketua DPRD. Dimana ada surat keluar ber nomor :005/ 493/DPRD/2020 sifatnya penting yang di tujukan kepada Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman.
Surat tertanggal 21 April 2020 itu di bubuhi tanda tangan dan nama Jismer Lumban batu selaku anggota DPRD dan di stempel Ketua DPRD Labuhan batu.

Ketua Komisi IV, Hariyanto ketika dikonfirmasi tentang adanya surat dari anggota DPRD dari Fraksi PDIP Jismer Lumbanbatu yang duduk komisi IV. Dikatakannya bahwa ada kesalahan yang di lakukan staf komisi dan surat tersebut di antara ke bagian umum dan murni suatu kelalaian.

“Ada kesalahan namun staf saat mengantar ke bagian umum, dan hari ini sudah buat pernyataan di bagaian umum mengakui kesalahan,” jawabnya melalui via selular, Jumat, (12 Juni).

Namun Hariyanto tidak memberikan keterangan lain ketika di kaitkan bahwa Jismer Lumban batu tahu bahwa stempel itu adalah milik ketua DPRD seharusnya tidak membubuhkan tanda tangan.
Ketua Komisi dari Partai Golkar tersebut tetep bersikukuh mengatakan bahwa tidak ada maksud apa-apa oleh Jismer, murni suatu kelalaian staf.

Ketua DPRD Labuhanbatu, Hj Meika Rianti saat di konfirmasi, bahwa surat keluar berstempel atas nama ketua dewan, namun nama yang tertera bukan nama Hj Meika Rianti tetapi nama anggota dewan Jismer Lumban batu.
Dengan bernada heran Ketua DPRD mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui kejadian itu.

“Saya baru dengar, dan tidak tahu selama ini ada stempel itu, nanti saya pertanyakan kebagaian umum,” jawabnya ringan usai rapat Paripurna LKPJ Bupati 2019.

Sementara itu salah seorang staf bagian umum ketika di konfirmasi tidak bisa memberikan keterangan terkait surat bernomor 005/493 dan meminta agar rekan media coba kordinasi dengan kepala bagian.
“Ya pak, surat ini nomor DPRD, tetapi untuk lebih jelasnya sama Kabag aja,” katany singkat.
(Bung P.H)

Lihat selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.