NEWS

Datang Ke Tanjung Tiram, Kapolda Sumut Dikerumuni Masyarakat Nelayan, Zahir Di Cuekin Warganya

BATU BARA, akses.co -Kedatangan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar,.MSi di Pelabuhan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara mendapat antusias dari Masyarakat Nelayan Tanjung Tiram sedangkan Zahir di cuekin warganya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumatera Utara bersama rombongan Kapolres dan bupati menyalurkan bantuan sembako kepada nelayan-nelayan tradisional dengan menyusuri laut Batu bara.

Namun ada yang tidak biasa, Masyarakat hanya tertuju kepada Jendral Polisi Bintang dua itu saja, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar,.MSi.

Hal itu dikatakan Salah seorang masyarakat Nelayan tradisional, Ismail, kepada wartawan, Selasa (30/6/2020) mengatakan, sangat senang melihat sosok Kapolda Sumatera Utara yang berbaur kepada nelayan.

“Saya salut dengan bapak Kapolda yang langsung menyusuri laut dan menghampiri. Kami, kami kira tadi ada razia, rupanya ada pak kapolda yang ngasih sembako. Tadi ada juga saya lihat Pak bupati tapi tidak seperti kapolda rame dikerumuni masyarakat,” Katanya.

Sementara itu, Salah seorang Masyarakat Peduli Nelayan Sumatera Utara, M Adam Malik, menyayangkan sikap Bupati Batu Bara yang terkesan bengis terhadap masyarakat Nelayan.

“Pertama bahwa hari ini menjadi catatan sejarah buat masyarakat dimana bupati batubara yang begitu di hormati oleh masyarakatnya terutama masyarakat nelayan yang hadir dalam sosialisasi kapolda dan pemberian sembako oleh Kapolres batubara kepada nelayan bahwa bupatinya tidak kelihatan keberadaannya. Padahal masyarakat nelayan disini juga berharap bupati menyapa masyarakat nelayan tanjung tiram ini”pungkasnya.

Jadi seolah-olah, Sambung Adam, Bupati Batu Bara tidak punya waktu untuk bercengkrama kepada masyarakat Nelayan dan sebenarnya banyak yang ingin di tanyakan mereka kepada bupati sebagai sosok pemimpin.

“Ayo pak bupati tunjukkan kalau bapak itu anak Nelayan, kan sayang hal ini jadi tendesi di kalangan masyarakat nelayan, seakan menilai Bupati kita benar tidak mau bercengkrama atau memang tidak memiliki tatakrama kepada masyarakat,”tutur Adam. (AK)

Comments
To Top