Deliserdang

Dana Kematian Penggali Kubur Dipersulit, Sekcam: Pening Kepalaku Maaf Kerjaanku Banyak

Deliserdang, akses.co – Ketika di konfirmasi Terkait dana kematian penggali kubur yang tak kunjung cair. Sekretaris Camat ( Sekcam), Tanjung Morawa, H Ibnu Hajar, merasa gerah dan seakan membuat dirinya terusik.

Hal itu terlihat ketika salah satu dari media online akses.co menyambangi beliau di ruang kerjanya (13/9) siang. Bukan kabar yang baik di dapat, namun sikap yang tak Arip di tunjukkan oleh orang nomor dua di lingkungan Kecamatan Tanjung Morawa tersebut.

Dimana saat siang itu, dengan raut wajah marah di iringi suara nada tinggi kepada akses.co ia mengatakan, “Sudah Abang kebagian Kesos saja, pening kali kepalaku sudah sepuluh orang yang nanyak itu itu saja, banyak kali kerjaan ku ini, maaf ya bang,” sembari tangannya menunjuk keluar.

Tanpa mendapat jawaban yang pasti terkait dana kematian penggali kubur tersebut, akses.co beranjak meninggalkan beliau. Namun betapa kesal dan kecewanya seorang jurnalis yang hendak menkonfirmasi di perlakukan dengan tidak arif oleh seoarang abdi negara, bahkan beliau salah seorang sosok tokoh pimpinan Pemuda Muhammadiyah se Deli Serdang.

Sementara, Camat Tanjung Morawa, Marianto Irawadi, ketika di konfirmasi akses.co terkait dana kematian penggali kubur yang belum di cairkan dari BPJS, melalui pesan WhatsApp, mengatakan, “Desember 2020 yang bersangkutan sudah diganti oleh Buk Kades Dagang Kerawan alasanya beliau karena tidak bisa lagi bekerja sebagai penggali kubur
Kita hanya meneruskan surat pemberhentian dari Buk Kades Pak,” jawabnya.

Ketika disinggung apakah dana itu tidak bisa di cairkan atau apa ada solusi agar dana itu bisa di cairkan ahli waris, hingga berita ini di turunkan camat Marianto Irawadi belum menjawabnya.

Di beritakan sebelumnya, seorang nenek Nyaminah (61), ahli waris dari almarhum suaminya seorang penggali kubur yakni Sugianto (63), warga Dusun III, Gang Musholla, Desa Dagang Kerawan Kec Tanjung Morawa, sudah tiga bulan berlalu belum juga mendapat dana kematian dari BPJS yang sudah menjadi hak nya.
(Manahan.D)

close

Halo ­čĹő
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.