SUMUT

CV Happy Bulu dan Kadis DLH Sumut Diduga Cemarkan Lingkungan

MEDAN, akses.co – Kepala Dinas LH Provinsi Sumatera Utara dan Pengusaha CV Happy Bulu, berinisial, U. Pangaribuan, diduga bekerjasama dalam melakukan pencemaran dan perusakan lingkungan, yang berasal dari kegiatan pabrik penghasil bulu ayam yg berada diwilayah Medan dan Deli Serdang, dan limbah bulu ayam atau sampah ayam tersebut di jemur di desa Pasar IX Marelan, yang sangat meresahkan santri untuk beribadah di Pondok Pesantren dan masyarakat sekitar

Pernyataan itu disampaikan, Ronald Hutapea SH, Ketua Tim Investigasi DPD LSM PERKARA (Pemerhati Kerja Aparatur Negara) Sumut, kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).

Akibat dampak dari bau busuk dan pencemaran limbah di kawasan desa Pasar IX Marelan tersebut, yang berasal dari penjemuran limbah bulu ayam, setiap harinya warga menghirup aroma bau yang tak sedap, menyengat ke hidung, hal ini tidak boleh dibiarkan, kata Ronald Hutapea, tegasnya.

Padahal sebelumnya, warga telah memperingati, agar penjemuran limbah bulu ayam yang dikelola CV Happy Bulu, minta dipindahkan, namun hingga kini masih saja berjalan, alasannya, masyarakat sekitar sudah tidak tahan menghirup udara yang menyengat dikawasan itu, dan para santri yang sedang belajar diPondok Pesantren sangat terganggu, karena berdekatan langsung dengan pemukiman warga.

Ronald berharap, agar Gubernur Sumut, bapak Edy Rahmayadi, dapat menyahuti aspirasi masyarakat, kalau ini dibiarkan berlarut-larut bisa berdampak serius timbulnya penyakit yang sangat membahayakan, apalagi sekarang ini Covid-19 sudah sangat kita khawatirkan, ujar Ronald Hutapea, pintanya.

“Bau busuk yang sangat menyengat, itu yang tidak diterima warga, itu adalah penyakit, pindahkan bau busuk itu, kami tidak mau sakit, pindahkan itu ketempat lain, pabrik pengolahan bulu ayam itupun juga tidak memiliki surat surat yang sah kata warga, dan kita juga sebelumnya telah melakukan Investigasi, diduga juga CV.Happy Bulu tidak mengantongi Izin, mulai tahun 2013 hingga sekarang 2020”, sebut Ronald.
Dan Perusahaan-perusahaan penghasil limbah bulu ayam yang memberikan limbah nya kepada CV Happy Bulu juga supaya di tindak tegas dan di proses hukum, Karena diduga turut serta melakukan pencemaran dan perusakan lingkungan. Karena limbah nya seharusnya di kelolah dengan baik dan benar.
Sementara, Ketua DPD LSM PERKARA Sumut, Ibu Ritari Maulite Sidabutar, mengharapkan perhatian Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, agar Kadis yang tidak bisa bekerja mendukung program Pemerintah Sumut, untuk Sumut Bermartabat, agar di evaluasi.

Motto Sumut Bermartabat agar dapat benar-benar terealisasi, sebagaimana dalam Visi-Misi Gubsu pada masa Pilgub Sumut kemarin, mari kita kawal program Sumut Bermartabat dapat terwujud, kata, Ritari Mauliate Sidabutar SE, tegasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker