Covid-19, di New York 800 Orang Meninggal Dalam Sehari

New York, akses.co – Seorang pekerja Pemakaman Ferncliff di Westchester, New York, Philip Tassi, Minggu (12/4/2020), mengingatkan bahwa pemakaman tempat ia bekerja sudah sangat  kewalahan menerima jenazah yang meninggal karena terjangkit Covid-19.

Tassi yang juga ketua Asosiasi Pemakaman Negara Bagian New York mengatakan, tidak ada waktu baginya dan pekerjaan lainnya untuk beristirahat karena pemerintah New York mengumumkan rekor angka kematian akibat Covid-19 di negara bagian itu.

“Permintaan penguburan dan kremasi yang kami terima meningkat 300%. Hampir 200 jenazah dikremasi selama 16 jam setiap hari, sekalipun sudah bekerja dengan kapasitas maksimum, jadwal sudah penuh sampai akhir minggu depan,” kata Tassi.

“Bahkan ketika serangan 11 September, tidak sebanyak ini. Serangan yang disebut secara resmi sebagai serangan teroris terbesar dalam sejarah Amerika Serikat itu memakan koran 2.753 jiwa. Angka itu sudah terlampaui pekan ini oleh virus corona yang sudah menewaskan lebih dari 7.000 orang di New York,” kata Tassi. (Red)

Artikel Terkait