BPPRD Batubara Tagih Pajak, Papan Reklame Dicopot

BATUBARA, akses.co – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Batubara di dampingi Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (LHKP) lakukan penagihan pajak iklan di wilayah Kecamatan Tanjung Tiram dan Talawi, Senin (22/11/2021).

Salah seorang Staf BBPRD, Jefri Amnil saat dikonfirmasi dilapangan yang mengaku dari tim Perpajakan menyampaikan bahwa ada tiga pengusaha yang tidak memenuhi persyaratan.

Tiga pengusaha tersebut yakni Usaha Telpon Celluler Merk Vivo, Oppo, dan Relmi.

“Selama tiga tahun belakangan, terhitung mulai tahun 20219 lalu ketiga penggusah tersebut tidak mengikuti aturan yang ada,” katanya.

Jefri menyebutkan, bahwa Pengusah Vivo, Oppo, dan Relmi selama didirikannya toko tersebut, hingga dua tahun lama nya tidak mengikuti aturan yang ada. Yakni tidak mematuhi Undang-undang tentang Perpajakan No.28 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

“Pajak adalah kontribusi wajib kepada Negara, yang terutang oleh orang yang mana Untuk pribadi, atau badan yang bersifatnya memaksakan. Berdasarkan Undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secarah langsung,” sebutnya pula.

Pantauan dilapangan, setelah terjadinya pencopotan sepanduk atau reklame Vivo, Oppo, dan juga Relmi, penggusah tersebut tidak bisa berkata apa-apa kepada tim perpajakan, dikarenakan penggusaha sudah melanggar ketentuan dan aturan Undang-undang yang ada.(F.F)

Artikel Terkait