MEDANSUMUT

Bobby Nasution Harus Usut Tarif Parkir Merdeka Walk Yang ‘Mencekik Leher’

MEDAN, akses.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan mempertanyakan tingginya tarif parkir dikawasan Lapangan Merdeka yang dinilai telah melanggar peraturan daerah (Perda) dan diduga terindikasi praktik pungutan liar (Pungli,red).

Hal ini dikatakan Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai NasDem Habiburrahman Sinuraya yang menyoroti tarif parkir diseputaran Lapangan Merdeka yang mencapai Rp10.000,- untuk kendaraan roda 4 dan Rp5.000,- untuk kendaraan roda dua.

Menurut Habib, tingginya tarif parkir yang ada dikawasan Lapangan Merdeka Medan terutama di area Merdeka Walk sangat memberatkan masyarakat yang berkunjung kekawasan ini dan bisa dikatakan pungutan liar yang sudah lama terjadi.

“Kita mengetahui dan mungkin bisa kita kroscek langsung kelapangan atau menanyakannya kepada para pengunjung Merdeka Walk yang telah membayar parkir mobilnya dan dikenakan tarif tinggi yang sangat tidak masuk akal dan patut kita mempertanyakan apakah uangnya disetorkan ke kas Pemko Medan atau tidak,” cetusnya, Senin (10/5/2021).

Habib yang juga Ketua Garda Pemuda NasDem Kota Medan ini juga menilai dengan tingginya tarif parkir dikawasan Merdeka Walk ini menjadi sorotan publik dengan indikasi dugaan adanya pungli.

“Kenapa parkir sampai segitu mahal. Sementara kalau kita parkir di plaza atau Mall berjam-jam saja hanya Rp10.000,- sampai Rp15.000,-. Ini malah lebih mahal parkir dipinggir jalan. Padahal tarif parkir yang sesuai Perda untuk kendaraan roda empat atau mobil hanya Rp3.000,-. bukan sampai di patokan Rp10.000,- jelas ini melanggar dan harus segera diusut,” tegasnya.

Maka dari itu, lanjut Habib, pihaknya mendesak Walikota Medan Bobby Nasution untuk mengusut persoalan ini dan memberikan sanksi tegas jika terbukti bersalah. Sehingga potensi PAD kota ini dari parkir jelas, transparan dan tidak membebani rakyat.

“Bobby Nasution harus segera mengusut hal ini. Jika terbukti melanggar Perda dan adanya dugaan indikasi Pungli, segera berikan sanksi kepada oknum-oknum yang terlibat. Kota Medan harus bersih dan bebas dari segala bentuk Pungli. dalam pengelolaan parkir di Lapangan Merdeka itu. Bayangkan saja setiap harinya ada ratusan bahkan ribuan kendaraan yang parkir. Dan tarifnya dikutip tidak sesuai Perda dan kemana uangnya,” tandasnya. (Han)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.