Bermasalah, 22 WNI Dideportasi Dari Malaysia Tiba di KNIA

KUALANAMU, akses.co – Sebanyak 22 orang WNI (Warga Negara Indonesia) Bermasalah asal Sumut dan Aceh yang masuk ke Negara Malaysia untuk mencari pekerjaan, kembali di deportasi (dipulangkan), Kamis (9/12) melalui Bandara Internasional Kualanamu di Deliserdang.

Diantara 22 orang WNI sebanyak 21 orang adalah warga Sumut, sedang seorang lagi adalah warga Provinsi Aceh, terdiri dari 14 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Sebanyak 21 orang warga Sumut berasal dari Medan, Deliserdang, Langkat, Batubara dan Labuhanbatu.

Sebelumnya mereka masuk dengan menggunakan kapal melalui Tanjungbalai-Sumut ke Negara Malaysia dan sudah bekerja di restoran dan buruh bangunan. Namun karena tidak dilengkapi dokumen Keimigrasian, mereka ditangkap.

Selanjutnya, WNI masing-masing menjalani tahanan sekira 6 bulan hingga setahun di rumah Deteni Imigrasi Malaysia, dan dideportasi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kordinator UPT (Unit Pelaksana Teknis) BP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) di Kualanamu, Suyoto, ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, ke-22 WNI sebelumnya telah menjalani masa karantina selama seminggu di Wisma Atlet di Jakarta.

Pihaknya hanya memfasilitasi kepulangan 22 orang WNI Bermasalah tiba di Bandara Kualanamu, karena kepulangan mereka hanya pakaian saja. Ditambahkan, Malaysia akan terus melakukan deportasi menjelang Nataru (Natal 2021 dan Tahun Baru), karena masih banyak WNI Bermasalah di Malaysia.
(Manahan.D)

Artikel Terkait