Beranda BERITA Musa Rajekshah; Dengan Ustadz Somad, Keluarga yang Satu

Musa Rajekshah; Dengan Ustadz Somad, Keluarga yang Satu

BERBAGI
Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad

Keturunan Hafidz Al-Quran, Mencintai dan Dicintai Ulama (2)

akses.co – Artikel sebelumnya menceritakan dimensi keislaman dan ekonomi umat yang melingkari kehidupan Musa Rajekshah (Ijeck) sejak kecil. Karena itu pula, dia tak tampak canggung dan bahkan menjadi sebuah keharusan bagi dirinya untuk menghormati kaum ulama, warits al-anbiya. Ijeck duduk dalam majelis-majelis pengajian seperti dia duduk di rumah sendiri.

Ulama kondang saat ini, Ustadz Abdul Somad, pun ringan saja ketika menceritakan silsilah dirinya mengapa begitu akrab dengan Ijeck. Ustadz Somad bercerita mengenai kedekatan datuk ibu kandungnya, Hj Rohana, Syekh Abdur Rahman Silau Laut dengan al-Hafidz Gulrang Shah.

“Tak cuma hafal Al-Quran tapi beliau juga pandai berdagang. Kalau dia imam masjid, habis shalat tu, dipanggilnya semua orang dikasihnya makan bubur pedas, bubur bulan puasa. Otaknya cerdas dan kaya. Yang cerita ini Pakcik saya (H Ibrahim Ali, Pimpinan Zuriat Syekh Silau Laut, red). Hafidz Gulrang Shah tadi punya anak, namanya H Anif. Dan H Anif tadi punya anak namanya Musa Rajeckshah,” kata Ustadz Somad di Masjid Al-Arif, Taman Setia Budi Indah 2, Medan, pada Jumat (20/4/2018) lalu.

Untuk diketahui, Syekh Abdur Rahman seusai menimba ilmu di Mekkah, kembali ke Silau Laut, Asahan, Sumut. Dia mengembangkan Tareqat Syattariah hingga wafat pada 2 Jumadil Awal 1360 H atau 28 Februari 1941, dalam usia 125 tahun. Ustadz Somad merupakan keturunan langsung dari Syekh Abdur Rahman.

Pakcik Ustadz Somad, H Ibrahim Ali yang sekarang menjadi Pimpinan Zuriat Syekh Silau Laut pun mengisahkan kalau al-Hafidz Gulrang Shah menjadi tandem Syekh Silau Laut mengajarkan murid-murid dalam berbahasa Arab dan membaca kitab-kitab yang berbahasa Arab. “Maka itu, saya berani bilang keluarga ananda Ijeck adalah keluarga besar kami,” tegas Ibrahim Ali, Kamis (5/4/2018) di Asahan, Sumut.

Ibrahim Ali juga menceritakan, sebelum Ijeck dan Edy Rahmayadi (calon gubernur Sumatera Utara 2018-2023), datang pada Januari 2018, Ijeck sudah sering ke Silau Laut. “Dibawa sama ayahandanya, Bang Haji Anif. Waktu itu masih lajang (belum menikah, red) lagi dia,” kata Ibrahim Ali.

Pimpinan Zuriat Tuan Syekh Silau, H Ibrahim Ali, dan keluarga besar saat berfoto dengan Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah, dalam kunjungan Januari lalu. (ist)
Pimpinan Zuriat Tuan Syekh Silau, H Ibrahim Ali, dan keluarga besar saat berfoto dengan Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah, dalam kunjungan Januari lalu. (ist)

Ijeck sendiri sangat menghormati Syekh Abdur Rahman Silau Laut. Selain karena ulama besar berkaliber dunia, berjasa pada penyebaran Islam, dia juga hendak membuat kompleks Syekh Silau Laut sebagai lokasi cagar budaya. “Sebagai bagian keluarga besar Tuan Syekh Silau Laut, kami akan siapkan perkampungan itu sebagai kawasan cagar budaya. Karena itu kawasan bersejarah dan bisa menjadi dokumen pengingat bagi anak cucu kita di masa depan,” kata Ijeck.

Tak heran, Ijeck dan Ustadz Somad, sebagai generasi penerus ulama ini, terlihat terus bergandeng mesra. Saat Ijeck merayakan ulang tahunnya di tanggal 1 April kemarin, Ustadz Somad memberi ucapan selamat via video yang langsung menjadi viral di dunia maya.

“Selamat pada Bang Ijeck. semoga panjang umur, badan sehat. Ke depan semakin sholeh. Selama ini sudah peduli pada masjid. Mewakafkan harta fisabilillah mulai dari ayah beliau dan keluarganya. Sudah menyediakan mobil gratis membersihkan masjid-masjid . Menyantuni anak yatim dan fakir miskin. Mudah-mudahan diberikan umur yang bermanfaat kepada umat Islam. Dititipkan Allah SWT hendaknya kekuasaan, sehingga dengan kuasa itu bisa menolong agama Allah SWT. Senantiasa jaga ukhuwah, dan terpenting istiqomah. Terimakasih, Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh,” kata Ustadz Somad dalam video itu. (rih)

Comments

Komentar