Serdang Bedagai

Bayi 18 Bulan Diperkosa di Sergai, Ditemukan Dengan Kondisi Berlumuran Darah

Serdang Bedagai, akses.co – Sangat biadab! Seorang bayi berusia 18 bulan di Serdang Bedagai (Sergai) diperkosa oleh penjual gas keliling. Bayi perempuan ini di temukan dengan kondisi berlumuran darah dan menjerit menagis kesakitan akibat luka di bagian kemaluannya.

Anak dari pasangan suami istri KH Dan IS Warga Kec Pantai Cermin Serdang Bedagai, terus menangis menahan kesakitan. Sehingga membuat para keluarga panik dan memutuskan untuk membawa ke RSUD Sultan Sulaiman Serdang Bedagai, guna perawatan intensif. Kini kondisi korban mulai membaik dan untuk sementara di bawa pulang kerumah nenek nya inisial S (59) yang beralamat di kec perbaungan.
Peristiwa cabul yang di alami anak saya ini terjadi pada hari Senin pagi(12/7). Untuk pelaku masih orang kampung sini juga yakni R alias Kiki (25), sehari harinya pelaku yang masih lajang ini berjualan gas elpiji bersubsidi dan berkeliling di kampung kami, kata KH, ayah korban ke sejumlah media, Kamis (15/7).
“Pagi itu korban dan abangnya bermain di ruang tamu. Saat itu, ibu dan nenek korbang sedang memasak di dapur,
Kemudian pelaku datang mengantar tabung gas. Usai dari dapur, pelaku selanjutnya menggendong korban yang sedang bermain,” ujarnya

Tidak lama digendong, korban menjerit dan menangis sehingga terdengar ibu dan nenek korban. Setelah dilihat, sang nenek kaget bukan kepalang karena cucunya dalam kondisi mengeluarkan darah. “Tangan pelaku juga berdarah,” ucap Ayah korban.

Kuat dugan pelaku melakukan pencabulan dengan memasukkan jarinya ke organ vital korban, sambungnya.

Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Denny Indrawan Lubis, ketika di konfirmasi akses.co, Jumat (16/7), membenarkan kejadian itu, “Sudah kami terima dan akan kami tindak lanjuti,” jawab nya singkat.
(Manahan.D)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.