NEWS

Bantah Tuduhan Tidak Transparan Soal Gaji, Arfan : Itu Fitnah, Semua Sudah di Sepakati Bersama

BATU BARA, akses.co – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 Desa Suka Maju kecamatan Tanjung Tiram, membantah atas tuduhan terhadap dirinya oleh salah seorang guru honorer terkait tidak transparannya dalam memberikan gaji.

“Bagaimana saya tidak transaparan, karena gaji yang diterima harus memakai SPJ, dan dia pun ikut menandatanganinya. Pun semua yang menerima gaji honor harus memakai SPJ. kalau tidak memakai SPJ baru tidak transaparan,” jelas Arfan.

Hal itu dikatakan Arfan, selaku Kepsek SDN 07 Desa Suka Maju, saat di konfirmasi akses.co, Selasa (7/7/2020). Ia mengatakan, dirinya sudah melaksanakan manajemen yang berbasis sekolah.

Dalam keterangan Persnya, Arfan juga mengklarifikasi bahwa Guru atas nama Siti Kholijah mengajar bukan kurang lebih 6 tahun, melainkan hanya 3 Tahun 4 bulan.

“Beliau masuk ketika saya sebelum kepala sekolah disitu. jadi beliau menggantikan tenaga pendidik yang cuti hamil l, yaitu ibuk Vera. jadi kalau di hitung dari rekam jejaknya, masa siti kholijah mengajar itu sekitar 3 tahun empat bulan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, terkait adanya pemukulan terhadap guru honorer tersebut saat melakukan rapat, Arfan mengatakan itu tidak benar adanya.

“Dari mana pulak saya mau menumbuk atau memukul dia, sedangkan dia perempuan boleh ditanya sama guru-guru disini, jangannkan perempuan, anak sekolah aja tak pernah saya pukul. tak benar saya mau menumbuk dia boleh ditanya sama guru-guru semua,”tandasnya.

Terhadap permen pertama tahun 2019, Arfan mengakui pernah menggaji beliau sejuta, akan tetapi, karena adanya pembaharuan permen tahun 2020, maka tidak berlaku lagi gaji 50 persen. oleh karenanya dirinya menggelar rapat kembali bersama para guru termasuk salah satunya siti Kholijah.

“Jadi didalam rapat, ada salah seorang guru bernama Sri Rahayu Ningsih yang sudah mengajar 8 tahun juga merasa keberatan terkait gajinya sama dengan Siti Kholijah, maka dari itu saya rapatkan kembali sehingga dpatlah keputusan bahwasanya gaji Ayu 1 juta dan gaji Siti kholijah 750 ribu dan sudah di akui atau di sepakati bersama para guru-guru termasuk siti kholijah ini,”jelasnya kepsek SDN 07 Desa Suka Maju.

Kemudian Arfan juga menceritakan bahwa dirinya ketika mengeluarkan gaji melalui bendahara kepada Siti Kholijah, ia menolak untuk menerima gajinya. Tak tau kenapa, Padahal didalam rapat sudah menyetujui bahwa gajinya 750 Ribu.

“Padahal saya sudah melaksankan MBS, artinya juga transparan, jadi disitu dia berbicara tentang kepentingan dirinya, dan tidak lagi mengingat keputusan rapat yang sudah dilakasanakan,”ujarnya.

Sebelumnya Soal Gaji TW 1 yang diterimanya hanya 300 dan ada penambahan 50 ribu, itu tidak benar.

“Sebab saya gaji dia di TW 1 itu sebanyak sejuta. baru setelah ada permen tahun 2020, Saya buat rapat kembali untuk membahas penetapan gaji guru honorer, kemudian dalam hasil rapat itu, saya gaji beliau 750 ribu yang sudah disepakati bersama termasuklah dirinya juga ikut dalam rapat tersebut, bahkan bukti dokumen kesepakatannya pun ada, “demikian Arfan.(AK)

Lihat selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.