Bakomubin Sumut dan UINSU, Bahas Urgensi Pemahaman Wahdatul Ulum Bagi Muballigh

MEDAN, akses.co – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Badan Kordinasi Muballigh Indonesia (DPW Bakomubin) Sumatera Utara H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH bersilaturahmi dengan Rektor UINSU Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA diruang kerjanya, Selasa (23/11/2021).

“Alhamdulillah.., sore hari ini ditengah jadwal yang padat kita bisa bersilaturahmi dengan Rektor UIN Sumut Prof Syahrin Harahap,” ucap Ardiansyah Saragih didampingi Sekretaris DPW Bakomubin Sumut Dr (Cand) Zulkarnaen Sitanggang, MA.

Dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut kami ingin meminta masukan dari Prof Syahrin, terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan DPW Bakomubin Sumut dalam waktu dekat ini,” kata Ardiansyah Saragih.

Kegiatan yang kami maksudkan ialah kegiatan Pelatihan Muballigh Bela Negara yang nantinya akan dirangkai dengan kegiatan bakti sosial, sebut Ketua Bakomubin Sumut ini.

Lanjutnya, terkait pelatihan Muballigh Bela Negara kami memohon kesediaan, dan meminta Prof Syahrin untuk menjadi narasumber khususnya untuk materi tentang urgensi pemahaman wahdatul ulum bagi para muballigh,” terang, Ardiansyah Saragih.

Sambungnya lagi, Prof Syahrin Harahap yang merupakan salah satu tokoh Sumut, dengan kehadiran beliau sebagai Narasumber, kami yakin akan menambah nilai dan daya tarik dalam pelatihan yang akan dilaksanankan nanti.

“Kita berharap nantinya dengan pemahaman tentang wahdatul ulum ditambah dengan konsep moderasi agama yang akan disampaikan Prof Syahrin dalam pelatihan akan memberi warna baru bagi Muballigh khususnya Muballigh-Muballigh muda,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor UINSU Prof Sahrin Harahap menyambut baik kehadiran pengurus DPW Bakomubin Sumut. Dirinya mengapresiasi rencana kegiatan pelatihan muballigh bela negara yang dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“Saya menyambut baik rencana kegiatan itu, yang bisa memberikan manfaat kepada Muballigh yang akan terjun berdakwah nantinya kepada masyarakat,”ujar Sahrin Harahap, singkat. (Han)

Artikel Terkait