Atlet Jangan Halalkan Segala Cara

Kabag Umum Setdako Medan yang juga Ketua Tapak Suci Kota Medan, Muhammad Andi Syahputra saat memberikan sambutan. (akses.co/eza)
Kabag Umum Setdako Medan yang juga Ketua Tapak Suci Kota Medan, Muhammad Andi Syahputra saat memberikan sambutan. (akses.co/eza)

akses.co – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin sangat mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya Kejuaraan Daerah (Kerjuda) Tapak Suci Putra Muhammadiyah memperebutkan Piala Gubsu di GOR Serba Guna Jalan Pancing Medan, Sabtu (21/10/2017). Even yang berlangsung selama lima hari mulai 21 Oktober sampai 25 Oktober 2017 ini diharapkan dapat melahirkan pesilat-pesilat muda berbakat yang dapat mengharumkan nama Kota Medan maupun Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.

Kejurda Tapak Suci Putra Muhammadiyah ini merupakan gawean Pimpinan Daerah (Pimda) 018 Tapak Suci Kota Medan. Tercatat sekitar 1.250 pendekar yang mengikuti kejurda ini, dimana 1.000 peserta diantaranya merupakan pendekar dari Kota Medan. Sedangkan sisanya 250 pendekar lagi berasal dari luar Kota Medan, termasuk perwakilan dari Nanggroe Aceh Darusalam (NAD) dan Pekan Baru.

“Saya sangat mengapresiasi danm mendukung penuh digelarnya kejurda ini. Selain melahirkan pesilat-pesilat muda berbakat, tujuan kejurda ini digelar dalam rangka meningkatkan kualitas dan sportifitas sekaligus mengembangkan teknik para pesilat muda Tapak Suci,” kata Wali Kota diwakili Kabag Umum Setdakot Medan Andi Syahputra sekaligus Ketua Tapak Suci Kota Medan.

Melalui kejurda ini, dirinya juga berharap dapat menghindari para remaja untuk melakukan perbuatan negatif seperti penggunaan narkoba maupun kenakalan remaja lainnya. Di samping itu kejurda ini juga merupakan salah satu upaya pembangunan mental karakter guna menghadapi masa depan yang sangat kompetitif.

“Bagi peserta bertandinglah secara juju dan sportif. Jangan menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Ingat dalam arena kita saling bermusuhan dan mengalahan tapi di luar arena kita merupakan saudara. Apalagi kejurda ini digelar untuk melakukan pembinaan sekaligus mengukur kemampuan dan menanamkan mental serta semangat juang yang tinggi dalam sebuah pertandingan,” pesannya.

Kejurda Tapak Suci pemuda Muhammadiyah ini dibuka Gubsu, Tengku Erry Nuradi. Dalam sambutannya,Erry berharap agar kejurda ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk mengukur kemampuan para pesilat dari Perguruan Tapak Suci selama ini. Untuk itu dirinya mengajak kepada seluruh peserta agar memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya. “Keluarkan seluruh kemampuan terbaik dari hasil latihan selama ini untuk menjadi yang terbaik. Di samping itu jadikan kejurda ini sebagai sarana evaluasi diri untuk menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi dan bergengsi lagi,” ucapnya.

Menurutnya, Perguruan Tapak Suci selama ini telah berperan aktif dalam menciptakan dan mengembangkan atlet berprestasi di Sumut. Gubsu menilai hal itu menunjukkan Tapak Suci sudah mampu menjalan visi dan misi organisasi secara kongkrit. Di samping itu ikut aktif dalam menjalankan roda organisasi sesuai dengan program kerja yang telah ditetapkan. “Selain berpartisipasi dalam peningkatan sumber daya manusia bagi kemajuan pembangunan manusia seutuhnya, serta pembangunan masyarakat terkhusus pembinaan mental generasi muda di Sumut dari pengaruh penyelahgunaan narkoba yang saat ini sudah dalam tahap mengkhawatirkan,” pungkasnya. (eza)

Artikel Terkait