Antisipasi Covid-19, Lapas Kelas II A Labuhan Ruku Bebaskan 119 Napi

BATU BARA, akses.co – Lapas Kelas II A Labuhan Ruku bebaskan 119 narapidana dalam rangka pencegahan Covid-19. Kasus terorisme, narkoba, ilegal logging, korupsi dan kejahatan seksual anak tetap ditahan di Lapas.

Hal itu disampaikan Kepala Lapas Kelas II A Labuhan ruku, Yan Rusmanto, Senin (6/4/2020). Yan Rusmanto mengatakan, bahwa pemulangan ini mengacu pada Permenkumham No 10 Tahun 2020.

“Saat ini sudah 119 Napi yang sudah keluar, dan sisanya akan terus menyusul sampai tanggal 7 ini,” katanya.

Yan menjelaskan, selama menjalani kebijakan asimilasi virus Covid-19 ini, para narapidana tetap wajib melapor serta melakukan isolasi diri di dalam rumah.

Narapidana sebelum dikeluarkan, katanya sudah mendapatkan edukasi mengenai Covid-19 yang di sosialisasikan oleh Dinas Kesehatan.

“Kami sudah melalukan penyemprotan dinsefektan pada ruangan, para Napi juga sudah diberikan obat dan vitamin agar fisik Napi semakin membaik dan tidak menganjurkan untuk salaman satu sama lain,” ungkapanya.

Pemulangan asimilasi diketahui, tidak berlaku bagi narapidana yang masuk dalam kategori Pidana PP 99 tahun 2012, di antaranya kasus terorisme, narkoba, ilegal logging, korupsi dan kejahatan seksual anak.

“Hanya Napi tindak pidana umum yang dikeluarkan. Dan ini sedang terus berjalan sampai tanggal 7 April nanti,” katanya. (AK)

Artikel Terkait