NEWS

Anggota DPRD Sumut Rudi Alfahri Prihatin, Gedung Dewan Bocor Toilet Tak Ada Hand Dryer dan Tissue

MEDAN, akses.co – Anggota DPRD Sumut, Rudi Alfahri SH.MH angkat suara, dirinya merasa prihatin atas bocornya atap gedung Dewan, karena dapat menggangu aktifitas kerja, ungkap Rudi Alfahri, melalui sambungan teleponnya, Rabu (24/6/2020).

“Akhir-akhir ini hujan kan tidak menentu, kalau bocor atap gedungnya, gimana kita bekerja bisa nyaman, lihat seperti kemarin, disaat sidang Paripurna, hujan turun, air masuk dalam gedung itu, malu nggak, gedungnya bocor, sebaiknya tiap tahun ada perawatan”, ujar Rudi Alfahri.

Dirinya heran, apakah tidak ada dimasukkan dalam anggaran untuk perawatan gedung, yang diajukan Sekwan DPRD Sumut sebelumnya, nanti akan kita usulkan untuk masuk dalam R.APBD Tahun 2021, kalau lama-lama dibiarkan, bisa tergenang air diruangan, bisa bocornya semangkin parah.

Rudi yang merupakan, Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) dari daerah Dapil XII mencakup wilayah Binjai dan Langkat ini, lebih jauh mengatakan, disamping atap gedung DPRD Sumut pada bocor, Toiletnya pun tidak ada fasilitas yang memadai, seperti, Hand Dryer (Alat pengering tangan) tidak ada, Tissue juga tidak ada, apakah tidak ada anggaran untuk itu, sebut Rudi nada bertanya.

Sambungnya, kalau ada anggarannya, kenapa tidak disediakan, sebagaimana yang dilihat teman-teman wartawan di dalam Toilet, Hand Dryer dan Tissue tidak ada, di toilet samping gedung utama lantai I, lihatlah disana, tidak ada fasilitas tersebut, bisa kita pastikan di Toilet yang lain juga tidak ada, ujar Rudi Alfahri, yang dikenal akrab dengan insan pers.

Diberitakan sebelumnya, Gedung Paripurna DPRD Sumut bocor, dan sejumlah anggota dewan kaget. Hujan yang melanda Kota Medan, pada Rabu siang sekira pukul: 14.20 Wib, sedikit mengusik kenyaman diruang sidang Paripurna DPRD Sumut, pasalnya, gedung Paripurna yang dibangun dengan dana milliaran rupiah itu bocor, Rabu (17/6/2020).

Pantauan Wartawan, sebahagian anggota DPRD Sumut yang berada di ruang sidang Paripurna sontak kaget, untungnya, Sidang Paripurna dalam
Penyampaian Hasil Rekomendasi DPRD Sumut terhadap LKPJ Gubsu Akhir Tahun 2019 Kepada Gubsu, belum dimulai.

Salah seorang tamu, yang melihat pemandangan yang tak sedap itu, langsung comen, “Masak gedung Dewan yang dibangun dengan dana milliaran rupiah kok bocor, perlu juga diminta pertanggungjawaban kepada pemborongnya”.

Kabag Inpro DPRD Sumut, Nuraini SE MSP, ketika dikonfirmasi wartawan kesambungan telpon WhatsAppnya, terkait bocornya gedung Paripurna DPRD Sumut ini, tidak dijawab, meski telah dibaca nya, hingga berita dikirim ke redaksi. (Han)

Lihat selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.