LANGKAT

Alamak Di Janjikan Honor Daerah Petugas IB Dijadikan”SAPI PERAH”

LANGKAT, akses.co – Sebanyak 83 orang petugas IB (Inseminasi buatan) non PNS di jadikan “sapi perah”oknum PNS berinisial JG di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat dengan iming-iming di jadikan Honor Daerah.

Dugaan pungli ini mencuat setelah beberapa orang petugas IB yang tidak ingin membayar mengadukan hal tersebut kepada kepala dinas pertanian 1/2.

Saat diminta keterangannya petugas IB yang namanya tidak ingin ditulis ini mengatakan,”sekitar bulan 11 (sebelas) tahun semalam,kami (petugas IB) di perintahkan oleh oknum PNS berinisial JG di Dinas Pertanian dan Ketahanan Kabupaten Langkat untuk membayar uang sebesar Rp.5 juta agar bisa di jadikan honor daerah.

Oknum PNS tersebut mengatakan bahwa SK Honor akan di keluarkan pada bulan februari 2021,karena banyak kawan-kawan(petugas IB) tidak memiliki uang sebanyak itu maka pembayarannya dapat di cicil dua kali.

Uang tersebut di bayarkan dengan dua cara,yang pertama di bayar secara langsung kepada petugas IB yang merupakan orang kepercayaan oknum PNS tersebut dan yang kedua melalui rekening,kata petugas IB menutup.

Disaaat yang bersamaan Nasiruddin.SP Kepala Dinas pPertanian dan Ketahanan Pangan menambahkan,”tidak ada pengangkatan petugas IB menjadi Honor Daerah dan saya meminta kepada seluruh petugas IB agar tidak mudah percaya terhadap berita hoax tersebut.

Masalah pungli yang di duga di lakukan oknum PNS di jajaran kami (Dinas Pertanian) coba kawan-kawan wartawan tanyakan kepada kepala bidang peternakan karena petugas IB di bawah koordinasi mereka,kata Nasiruddin.

Menyikapi penomena tersebut junaidi.S ketua DPD NGO TOPAN AD yang di minta tanggapannya mengatakan,”kami sudah mengetahui hal ini telah menyurati Dinas Pertanian dan Ketahanan C.q Kepala Bidang Perternakan Kabupaten Langkat prihal klarifikasi tentang dugaan pungli terhadap petugas IB yang di janjikan honor daerah,tapi sampai dengan sekarang surat kami tersebut belum di balas.

Selain itu kami juga sedang mengumpulkan bukti-bukti seperti pengambilan keterangan dari petugas-petugas IB yang lain dan bila semua bukti sudah terkumpul maka kami akan melaporkan hal ini kepada Kejaksaan ataupun Kepolisian,terang junaidi.S.(MY)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.