Serdang Bedagai

Aktivis Antikorupsi Sumut Dianiaya OTK di Perbaungan

PERBAUNGAN, akses.co – Tindakan semena-mena disertai penganiayaan kembali terjadi di Sumatera Utara. Kali ini menimpa seorang pemuda yang dikenal kritis menyuarakan perlawanan terhadap korupsi.

Penganiayaan dilakukan orang tak dikenal berbadan tegap terhadap Fakhrurozi S.Pdi, Kamis (4/2/2020) sekira pukul 00.30 Wib di warung RtwoD Perbaungan, Serdangbedagai, Sumatera Utara.

Fakhrurozi selama ini dikenal sebagai seorang aktivis yang banyak menyuarakan persoalan korupsi khususnya di Kabupaten Serdangbedagai.

Kepada wartawan, Fakhrurozi mengurai kronologi penganiayaan yang diterimanya. Di hari kejadian, dirinya bersama rekan sedang minum kopi di warung tersebut.

“Selang beberapa lama, datang satu orang berbadan tegap menanyakan nama saya. Kau yang namanya Rozi, saya jawab iya,” ungkap Rozi.

Rozi melanjutkan, seorang pria berbadan tegap yang belakangan diketahui bernama Fadly tersebut menyatakan dirinya banyak masalah terhadap mereka.

“Banyak masalah kau sama aku. Begitu kata dua orang itu,” tambah Rozi.

Tak lama, dua orang berbeda datang menghampiri Rozi yang juga pengurus DPD KNPI Sumut. Mereka langsung memukul Rozi di bagian hidung dan mulut.

“Saya awalnya bilang duduk dulu. Tapi tiba-tiba dua orang itu langsung main pukul. Hidung saya pun berdarah,” ungkap Rozi.

Disinggung soal motif pelaku, Rozi belum mengetahui pasti. Namun dia menduga ini terkait dengan aksinya menyoroti dugaan korupsi dana desa di kabupaten tersebut.

“Pelaku ada bilang demo-demo aja kau nanti kau mati,” ucap Rozi menirukan ucapan pelaku.

Pengunjung di warung mencoba melerai. “Tapi rambut saya dijambak lagi. Kemudian tiga pelaku menghajar saya kagu sampai saya tersungkur. Kemudian pelaku cabut,” ungkap Rozi.

Atas kejadian itu, Rozi pun langsung melaporkannya ke Mapolres Sergai. Laporan diterima dengan Nomor STTLP/21/2/2021/SU/Res Sergai.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.