SUMUT

Akibat tak ditanggapi pimpinan DPRD, Aksi Unjuk Rasa RUU Cipta kerja Di Batu Bara Ricuh

BATU BARA, akses.co – Aksi Aliansi Mahasiswa, Masyarakat Pemuda/i Indonesia (AMPIBI) terkait penolakan RUU Cipta Kerja Di gedung DPRD Kabupaten Batu Bara berlangsung bentrok dengan aparat kepolisian.

Pasalnya, Massa aksi meminta untuk ditanggapi oleh ketua DPRD Kabupaten Batu Bara, namun ketua DPRD tidak ada ditempat dikarenakan tugas keluar.

Massa aksi mengancam dalam orasinya, apabila tidak ditanggapi oleh pimpinan DPRD, maka massa aksi meminta 36 anggota DPRD bersedia menanggapi tuntutan aksi RUU cipta kerja.

Ditengah aksi, Kapolres Batu Bara, AKBP Ikhwan Lubis berusaha menenangkan massa aksi yang mulai memanas. Namun massa aksi, tetap meminta pimpinan DPRD untuk datang menanggapinya.

Walhasil, Massa yang tergabung dalam Kelompok AMPIBI bentrok dengan aparat kepolisian dan terjadi aksi lemparan batu Ke Gedung DPRD.

Akibat bentrok, Kasat Sabhara AKP DP Sinaga terluka di kepala dan bersimba darah akibat lemparan batu saat pengamanan di kantor DPRD Batu Bara.

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis mengatakan pengamanan demontrasi kepada anak anak mahasiswa dari berbagai elemen gabungan sebanyak 100 orang dengan pengawalan terdiri dari TNI Polri dan Satpol PP sebanyak 300 personil,

Informasi yang dihimpun, sebanyak 44 orang, massa aksi di tahan di mapolres Batu Bara untuk melakukan tes urine dan rapid tes. Satu diantaranya, positif Narkoba.(AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker