BATUBARA

Akibat Korupsi Dana BOS Kepsek Madrasah Aliyah di Tahan Kejari Batubara

BATUBARA, akses.co – Atas dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan dan Penggunaan Dana BOS TA 2018 pada Madrasah Aliyah Alwashliyah Kedai Sianam Kabupaten Batubara, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batubara menahan seorang tersangka berinisial K (45).

Kepala Kejaksaan Negeri Batubara Amru Eryadi Siregar, SH. MH didampingi Kasi Pidsus Dhipo Sembiring, menerangkan bahwa K (Red) tersebut merupakan Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Alwashliyah Kedai Sianam yang kini berstatus sebagai tersangka atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan dan Penggunaan Dana BOS TA. 2018 di Madrasah Aliyah Alwashliyah Kedai Sianam.

“Tersangka diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi dengan jumlah kerugian negara sebesar Rp 244.050.910,” terang Kajari Selasa, (08/06/2021)

Dari jumlah kerugian tersebut kata Kajari, tersangka menerima dana BOS sebesar Rp 700 juta lebih yang diperuntukkan untuk pembayaran honor bulanan guru, honor bulanan tenaga kependidikan dan pembayaran belanja barang dan jasa yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Dijelaskan bahwa, dini hari sekira Pukul 11.00 Wib, Kejaksaan Negeri Batubara melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke penuntut umum melalui Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Batubara.

Terhadap tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Lapas Labuhan Ruku, dan sebelm ditahan tersangka terlebih dahulu menjalani rapid test antigen.

Selain itu tersangka berjanji kepada Penyidik akan koperatif didalam proses penyidikan maupun dalam proses penuntutan. (firs)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.